A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
ARM Harapkan Kajati Jabar Raja Nafrizal SH Tegakkan Hukum Tanpa Tebang Pilih 
Selasa, 13 Februari 2018 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Ketua Umum ARM Furqon Mujahid Bangun (kiri), Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Raja Nafrizal SH (kanan)

BANDUNG, medikomonline – Jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) yang kosong dalam beberapa bulan terakhir, kini beredar kabar jabatan Kajati Jabar akan diduduki  oleh Raja Nafrizal SH yang kini menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung.

Ketua Umum Konsorsium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Furqon Mujahid Bangun merespons positif pengisian jabatan Kajati Jabar yang baru karena selama ini dirasakan ada ketimpangan Kejati Jabar tanpa nakhoda.

“ARM sangat berharap kepada Kajati Jabar yang baru agar ke depannya penegakan hukum dapat benar-benar terealisasikan sesuai kaidah hukum. Sebab tidak sedikit masyarakat yang berharap agar kinerja Kejati Jabar dapat berjalan sebagaimana mestinya serta tidak ada lagi (penanganan-red) permasalahan hukum yang tebang pilih,” ujar Mujahid.

“Semua ini demi tegaknya supremasi hukum di Jawa Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya. ARM menyatakan siap menjadi mitra kerja terdepan dan menyatakan siap bekerjasama dengan Kejati dalam penegakan supremasi hukum di Jawa Barat,” tegas Mujahid yang dikenal sebagai aktivis anti korupsi ini.

Mujahid mengatakan, ARM juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Raja Nafrizal SH menjadi Kajati Jabar. “Semoga dalam menjalankan tugas sebagai Kajati Jabar selalu dapat memenuhi tuntutan hukum yang diajukan masyakat Jawa Barat demi keadilan dan profesionalisme kinerja sebagai aparat yudikatif di Jabar,” kata Mujahid.

Menurutnya, kabar pengangkatan Raja Nafrizal sudah banyak beredar informasi di masyarakat setelah adanya Surat Keputusan Kejagung RI Nomor: KEP-030/A/JA/02/2018 tertanggal 05/02/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam jabatan struktural di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.

Sementara Kasi Penkum Kejati Jabar Raymond Ali yang dikonfirmasi Medikom, Sabtu (10/2/2018) membenarkan kabar pengangkatan Raja Nafrizal sebagai Kajati Jabar. “Betul kabar itu. Kita sekarang lagi tunggu serah terima jabatan. Insya Allah nanti dikaabari kalau beliau sudah menjabat,” kata Raymond kepada Medikom

(Penulis: IthinK)