Atlet Disabilitas Lapor ke Kejati Jabar
Kamis, 19 Juli 2018 | 0 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 110 kali
Para atlet disabilitas melakukan orasi di depan Kantor Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (19/7/2018).

BANDUNG, medikomonline.com – Para atlet disabilitas Provinsi Jawa Barat melaporkan dugaan adanya tindak pidana korupsi, penggelapan, dan pemerasan kepada Kejaksaan Negeri Jawa Barat, Kamis (19/7/2018). Pelaporan yang diwakili oleh atlet Farid dan Ganjar Djatnika didampingi Andri Perkasa Kantaprawira dari Gerakan Pilihan Sunda (Gerpis) ini, terkait dengan pemberian bonus kepada para atlet disabilitas berprestasi di Peparnas XV tahun 2016 di Jawa Barat.

Menurut Andri, laporan diterima oleh Kapenkum Kejati Jabar Raymond SH. Pihak kejaksaan katanya akan mengkaji terlebih dahulu. “Apakah ada tindak pidananya atau tidak,” kata Andri kepada medikomonline.com di Kejati Jabar.

Sementara Farid menegaskan, akan terus berjuang sampai persoalan yang dihadapi para atlet disabilitas ini selesai. “Harus ada kejelasan juga, apakah bonus peraih mendali emas itu Rp275 juta atau Rp217 juta setelah dipotong pajak,” imbuhnya.

Ia juga berharap dari Pemprov Jabar bisa menghadiri sidang mediasi di PN Bandung. ***

 

(dadan supardan)