Pemda Jabar dan Paguyuban Pasundan Gelar Lomba Kawih Barudak Untuk Melestarikan Budaya Sunda
Jumat, 08 Februari 2019 | 13 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 39 kali
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama PB Paguyuban Pasundan. (Foto: Humas Setda Jabar)

BANDUNG, Medikomonline.com – Pemda Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Korps Alumni Daya Mahasiswa Sunda (Kadamas) dan PB Paguyuban Pasundan akan menggelar lomba Kawih Sunda khusus untuk anak-anak atau Kawih Barudak. Lomba Kawih ini rencananya akan digelar Maret 2019 di Gedung Sate, Bandung.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap, melalui gelaran lomba Kawih ini akan memberikan pilihan lain untuk generasi milenial dalam bersenandung. Disamping itu lomba ini diharapkan akan menguatkan pendidikan karakter milenial Jawa Barat melalui nilai budaya lokal.

“Saya meminta Paguyuban Pasundan dan Kadamas untuk membantu gubernur memberikan skenario-skenario pengembangan budaya. Karena budaya itu bukan hanya urusan ekspresi, yaitu kesenian, tapi budaya relasi sosial, budaya politik, dan lain-lain,” ujar Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil usai melakukan pertemuan dengan PB Paguyuban Pasundan dan Kadamas di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (6/2/19).

“Salah satunya adalah kita adakan pendidikan karakter dengan perlombaan Kawih Sunda. Tapi lagu anak-anak atau Kawih Barudak, supaya anak-anak ini punya pilihan dalam bersenandung,” sambungnya.

Emil ingin masyarakat Jawa Barat tetap melestarikan khasanah seni dan budaya lokal, sehingga tidak tercerabut oleh modernitas yang hadir saat ini. “Jangan sampai masyarakat Jawa Barat ini tercerabut dari budayanya, lebih banyak mengkonsumsi modernitas ketimbang lokalitas,” harap Gubernur.

Pemda Provinsi Jawa Barat akan mendukung penuh program pengembangan pendidikan karakter ini melalui dukungan dana dan fasilitasi lainnya, termasuk mem-viral-kan kegiatan ini. “Nanti ada dukungan dana, bantuan tempat, ada bantuan viralisasi, pemerataan ke seluruh 27 daerah,” tandas Emil.

(Penulis: IthinK/Editor: Mbayak Ginting)