A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Pemkot Bandung Pastikan Tepat Tangani Kemiskinan 
Sabtu, 26 Mei 2018 | 23 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Pemkot Bandung 

BANDUNG, Medikomonline.com - Pemerintah Kota  Bandung telah memiliki instrumen penanganan kemiskinan yang tersegmentasi. Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung telah membagi kategori warga miskin ke dalam empat desil atau batas. Pada setiap desilnya memiliki cara penanganan yang berbeda-beda.

“Ada desil Sangat Miskin, Miskin, Rentan Miskin, dan Hampir Miskin. Tiap-tiap itu penanganannya beda-beda, tidak bisa disamakan,” ungkap Kepala Dinsosnangkis Kota Bandung Tono Rusdiantono di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Kamis (24/5).

Tono megungkapkan, desil Sangat Miskin berarti warga tersebut tidak memiliki kemampuan sama sekali untuk berdaya sendiri. Ia tidak memiliki kemampuan untuk berpenghasilan. “Kategori ini solusinya adalah sumbangan. Karena dia sangat tidak mampu untuk berusaha,” imbuh Tono.

Sedangkan desil Miskin dinilai masih memiliki kemampuan untuk berusaha namun menghadapi berbagai keterbatasan.  “Kalau yang miskin, artinya masih punya kemampuan untuk berusaha. Kita berikan mereka kail. Jangan sampai pemerintah menjerumuskan warganya dengan membuat mereka menjadi malas. Itu yang bahaya,” tutur Tono.

Pada desil lainnya, ada beberapa program yang ditawarkan, mulai dari pelatihan kerja, penyaluran kerja, hingga bantuan modal usaha. Seluruh program tersebut diberikan dengan cuma-cuma dengan syarat yang relatif mudah.

“Hari ini, fokus seluruh program Pemkot Bandung pada penanggulangan kemiskinan. Warga hanya tinggal punya kemauan, kita sediakan semua fasilitasnya,” jelas Tono.

(Penulis: Dudi/Editor: Mbayak Ginting)