Renovasi Total Kelurahan Cicaheum, Tahun 2018 Diupayakan Pembangunan Dua Lantai
Selasa, 28 Maret 2017 | 1 Tahun yang lalu | Di baca sebanyak 96 kali
Kelurahan Cicaheum

BANDUNG, Medikomonline – Rupanya, Camat Kiaracondong Tarya benar-benar akan memperjuangkan pembangunan Kantor Kelurahan Cicaheum. Program jangka panjang sudah meluncur ke tingkat kota melalui Pemerintahan Umum (Pemum) Kota Bandung. Hal tersebut ia ungkapkan saat diwawancarai Koran Medikom di ruang kerjanya di Kantor Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung, Kamis (23/3).

    “Sudah diusulkan untuk direhab total lewat Pemum Kota Bandung. Saya usulkan tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan bisa menjadi lantai dua dengan menyesuaikan bentuk bangunan di sana supaya bagus. Semua akan dibangun total agar tidak kebanjiran lagi cileuncang. Usulan tersebut sebetulnya sudah lama disampaikan kembali ke pemum. Dan tanggapan dari pihak Pemum Kota Bandung pun insya Allah,” ungkap Tarya bersemangat.

    Lebih jauh ia mengemukakan, untuk sumber dananya apakah dari DAK (dana alokasi khusus) provinsi atau murni dari APBD Kota Bandung. Itu masih menjadi kajian dari Bappeda. Kalau DED (detail engenering desain) yang dibuat pada tahun lalu dananya sekitar Rp 2 miliar. Namun ia tidak mengetahui jika pelaksanaannya dilakukan pada tahun mendatang, yang pasti akan ada kenaikan bahan bangunan.

    Pihaknya membuat DED pada tahun 2016. Seharusnya dalam usulan rehab bangunan harus ada detail engenering desain atau gambaran awal kantor yang akan dibangun dalam bentuk daftar dan ada rencana anggaran biayanya.

    “Saya masih pesimis, karena kalau diajukan sekarang sementara DED dibya tahun kemarin khawatir tidak lolos persyaratan. Jadi DAnya kalau dilaksanakan tahun sekarang DED nya juga harus menyesuaikan pada tahun sekarang. Tetapi pengajuan ini bisa disetujui,” tegas Camat Kiaracondong ini menepis rasa pesimisnya dengan rasa optimis.

    Malahan, ia tidak akan habis langkah. Kalaupun nanti dalam persyaratan DED itu ditolak, akan dibuat lagi dalam perubahan anggaran Oktober atau November mendatang. Mungkin dalam perubahan anggaran, akan menggeser anggaran yang ada untuk membuat DED lagi.

    Menurutnya, pembuatan DED dengan RAB  ini sekitar Rp 50 juta an. “Kalau itu resiko yang harus kita ambil, berarti kita harus geser anggaran yang ada, karena dalam perubahan anggaran, kecamatan tidak merubah anggaran,” tegas Tarya penuh optimis.

    Baginya, pelayanan terhadap publik harus menjadi yang nomor satu, terlepas dari apapun yang menghadang, tidak akan menyurutkan langkah Camat Kiaracondong ini untuk memperjuangkan rehab total bangunan Kantor Kelurahan Cicaheum.

    Ini sangat patut mendapat dukungan, terutama di tingkat kota. Toh anggaran yang nantinya dipergunakan bukan untuk dihambur-hamburkan yang tak jelas juntrungnya, melainkan untuk membenahi pelayanan publik di tingkat kewilayahan yang menjadi ujung tombak pemerintahan kota, sehingga tak ada lagi nada sumbang Kantor Kelurahan Cicaheum Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung rujit ku cileuncang yang baunya siga cubluk. Kumaha kang Emil?

(Penulis: Zulkifli Lubis)