Volume Aspal Jalan Dikurangi, Komisi IV Peringatkan Kepala PPJ III Agus Budiono
Kamis, 30 Agustus 2018 | 24 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 81 kali
Rehabilitasi Jalan Subang - Batas Kabupaten Bandung dan Kabupaten Subang. (Foto: Medikomonline)

BANDUNG, Medikomonline.com – Komisi IV DPRD Jabar memberikan peringatan kepada Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PPJ) Wilayah Pelayanan III Agus Budiono ST MM terkait banyaknya pengurangan volume pekerjaan jalan aspal dalam proyek tahun anggaran 2017. Salah satunya terjadi pada Rehabilitasi Jalan Subang - Bts. Kab. Bandung/Kab. Subang (2,480 Km) dan juga beberapa proyek jalan lainnya di UPTD tersebut.

“Kami mengingatkan agar penyimpangan seperti ini tidak terjadi lagi pada tahun-tahun mendatang. Bukan hanya pada pengerjaan jalan, melainkan pada semua pekerjaan,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady kepada Medikomonline.com di Bandung, Kamis (30/8/2018).

Daddy menegaskan, Komisi IV sudah meminta kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Perumahan Rakyat Jawa Barat untuk menindaklanjuti semua hasil temuan BPK. “Hal itu juga yang kemudian menjadi salah satu Rekomendasi Pansus LKPJ,” ujar tokoh Partai Gerindra Jawa Barat ini.

Menurut Daddy, peringatan kepada Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III disampaikan karena banyaknya pengurangan volume pekerjaan jalan tersebut. “Pada prinsipnya tidak boleh terjadi pengurangan volume pada pekerjaan apapun. Hal ini pasti akan berpengaruh pada kualitas pekerjaan. Ujungnya, hal itu akan berdampak pada angka kemantapan jalan tersebut. Ini berlaku untuk semua ruas jalan, bukan hanya yang secara kebetulan diperiksa BPK,” tegas Daddy.

Dengan banyaknya terjadi pengurangan volume pekerjaan jalan di UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III ini, Daddy menjelaskan, bisa disebabkan oleh lemahnya pengawasan pejabat terkait dan kontraktor yang nakal. “Bisa jadi dua-duanya. Bisa jadi juga kondisional. Jalan di kita ini kerataannya tidak selalu 100 persen ideal. Saya belum tahu pasti faktor mana yang lebih dominan yang memungkinkan terjadinya hal itu,” kata Daddy yang merupakan wakil rakyat dari Partai Gerindra asal Dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

Sementara Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III Agus Budiono ST MM yang dikonfirmasi Medikom terkait pengurangan volume pekerjaan jalan pada Proyek Rehabilitasi Jalan Subang - Bts. Kab. Bandung/Kab. Subang (2,480 Km), menjelaskan,  volume pekerjaan Laston Lapis Aus Levelling yang terhampar diukur berdasarkan jumlah tonase dari bahan yang telah dihampar dan diterima sesuai dengan tebal campuran yang dihampar. Dipantau dengan benda uji inti, paling sedikit harus diambil tidak lebih dari 200 m. “Jumlah benda uji inti yang diambil untuk pembayaran tidak kurang dari enam,” kata Agus kepada Medikom melalui keterangan tertulisnya pada 10 Agusutus 2018.

Namun Agus tidak menjelaskan tentang pengaruh pengurangan volume aspal jalan terhadap kekuatan dan kemantapan jalan pada ruas Jalan Subang - Bts. Kab. Bandung/Kab. Subang tersebut.         

Proyek Rehabilitasi Jalan Subang - Bts. Kab. Bandung/Kab. Subang (2,480 Km) dikerjakan oleh kontraktor PT. Bara Nugraha dengan nilai Rp4,3 milyar.

(Penulis: IthinK)