A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Badan Ekonomi Kreatif Pusat Gelar Bimtek Akses Permodalan Non Perbankan di Sukabumi
Kamis, 14 Maret 2019 | 9 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Bimbingan teknis peningkatan persiapan akses fasilitas permodalan non perbankan untuk ekonomi kreatif di Sukabumi.

SUKABUMI, medikomonline.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Pusat menggelar bimbingan teknis (Bimtek) terkait dengan modal ventura dengan tema “Peningkatan Persiapan Akses Fasilitas Permodalan Non Perbankan Untuk Ekonomi Kreatif di Sukabumi.

Acara tersebut dilaksanakan di Hotel Balconi Jalan Selabintana No 27 Selabatu Cikole Kota Sukabumi, Senin (11/3/2019) dan dihadiri para pelaku ekonomi kreatif Kota Sukabumi. Dalam waktu istirahat, Reni Marlin sebagai narasumber dari Fraksi PPP  menyampaikan, kegiatan bimtek ini tentang Bekraf.

“Selama ini  sudah saya berikan dengan berbagai tema dan bagaimana branding dan bagaimana melakukan marketing yang efektif serta akses permodalan ke perbankan dan bagaimana pengelolaan keuangan yang berbasis informasi teknologi (IT) dan bagaimana melaporkan perusahaan dengan sangat efektif,” kata Reni.

“Kami juga menyampaikan berbagai bekal, khususnya kepada ekonomi kreatif. Pada siang ini kami memberikan bekal kepada ekonomi kreatif bagaimana mengakses permodalan kepada akses non perbankan. Kami mengundang mitra dari permodalan ventura dan menyampaikan materi dengan antusias,” katanya.

Reni mengatakan, mudah-mudahan dengan adanya informasi ini, para pelaku ekonomi kreatif yang selama ini sering diribetkan mekanisme mengakses permodalan perbankan dianggap rumit, dalam kesempatan ini dengan memperoleh pencerahan. Beberapa peserta tampaknya sudah ada ketertarikan untuk menyertakan permodalan ventura ini.

Dalam pengembangan usahanya, lanjut Reni, tentunya sudah banyak cerita sukses oleh pihak ventura. Intinya disebut mitra dan mereka berawal dari bawah, kemudian diberkan bantuan pendampingan motivasi yang dipastikan mereka sudah bisa berlari.

Ada banyak perusahaan, contoh seperti perusahaan jacket yang ada di Garut yang asalnya omsetnya 20 juta, tapi sekarang omsetnya mencapai milyaran rupiah.

Reni berharap, dengan adanya acara ini, animo masarakat terus temotivasi mengembangkan usaha mereka. “Walau bagaimanapun saya punya kepentingan yang terkait ekonomi kreatif,” ujarnya.

Sukabumi sebentar lagi akan menjadi tempat pelimpahan orang-orang dengan adanya Tol Bocimi dan diteruskan ke Cianjur, serta bandara dan double trek jalan kereta api. Sementara Sukabumi punya potensi yang luas dan luar biasa untuk dikunjungi.

Sukabumi punya gunung, laut, hutan rimba. Segala jenis pariwisata Sukabumi itu ada di Sukabumi. Ketika orang berwisata, orang perlu makan dan diperlukan kuliner. Orang perlu oleh-oleh diperlukan barang kerajinan. Orang perlu istirahat maka diperlukan fasilitas. Prasarananya itu, salah satu penyempurnaan untuk mengembangan pariwisata ekonomi kreatif di Sukabumi.

(Penulis: Soni Johari/Editor: Mbayak Ginting)