Diharapkan Jadi Solusi Simpan Pinjam, Sekda Sumedang Apresiasi RAT Koperasi Melati
Sabtu, 25 Februari 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 32 kali
Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumedang Melati tahun buku 2016

SUMEDANG, Medikomonline.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang H Zaenal Alimin membukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumedang Melati tahun buku 2016 di Gedung Islamic Center, Sumedang, Kamis, (23/2/2017). RAT ini dihadiri Ketua Dekopimda Kabupaten Sumedang, Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang, Ketua beserta Seluruh anggota  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumedang.

Zaenal Alimin menyampaikan apresiasinya kepada Dharma Wanita Persatuan yang telah bisa melaksanakan RAT. “Kondisi ini  tentu sangat perlu kita pertahankan dan kita tingkatkan, untuk menarik minat istri-istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) sehingga menjadi anggota koperasi,” ujarnya. 

Zaenal berharap, koperasi bisa menjadi bagian dari solusi atas permasalahan bagi anggotanya melalui simpan pinjam. Kemudian dalam rangka memudahkan jarak dan menarik minat anggota, Zaenal pun berharap agar koperasi mempunyai cabang kantor kas Dharma Wanita Persatuan. “Saya mendukung agar Koperasi Dharma Wanita Persatuan berusaha kreatif dalam mengembangkan usaha, mempromosikan potensi yang ada di Sumedang sebagai bahan usaha dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” tukasnya.

RAT yang diawali dengan Laporan Pertanggungjawaban atas kinerja selama tahun buku 2016 yang dibacakan oleh Wakil Ketua Dharma Wanita Persatuan Melati Hj Mintarsih Didi Kurdi mengungkapkan, maksud dan tujuan dari penyelenggaraan RAT agar para anggota memahami perkembangan koperasi selama satu tahun serta untuk menampung saran dan koreksi yang membangun bagi kemajuan koperasi. 

Mintarsih menerangkan, keadaan keuangan Koperasi MELATI sampai tanggal 31 Desember 2016 lalu adalah sejumlah Rp1.758.048.255. Selain itu, jumlah anggota Dharma Wanita Persatuan “MELATI” sampai akhir 2016 sebanyak 516 orang, telah mampu  berzakat kepada Masjid Al Ikhlas Regol Wetan dan Madrasah Citaman Desa Tanjungkerta, masing-masing Rp. 350.000. 

Ditambahkan Mintarsih, beberapa kendala dan hambatan yang dihadapi oleh Koperasi Melati, yaitu masih adanya anggota yang belum sepenuhnya menyadari hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi. Banyak anggota Dharma Wanita Persatuan yang belum atau tidak masuk menjadi anggota Koperasi Melati, karena sudah masuk sebagai anggota koperasi lain. 

Ketua Dekopimda Kabupaten Sumedang Oo Rohendi dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, yang dinilainya telah turut melakukan pembinaan.

Ia pun mengapresiasi Koperasi MELATI karena sudah dapat melaksanakan zakat yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Besar atau kecilnya koperasi tidaklah masalah, yang penting lebih terasa manfaatnya, mandiri. Koperasi Melati jangan terpengaruh oleh hal-hal yang dapat menimbulkan kekhawatiran,” ujarnya.

Taufik Hidayat selaku sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang dalam sambutannya mengungkapkan, salah satu tantangan bagi koperasi di Kabupaten Sumedang dalam menghadapi persaingan antar usaha lembaga ekonomi yang kian tajam, mendorong untuk meningkatkan ekspansi usahanya, ternyata telah berdampak kepada aktivitas dan kinerja koperasi.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang perlu terus melakukan pendekatan dan koordinasi lebih konkrit, terarah, dan terpadu sehingga tidak ada yang berposisi lemah. “Berkat adanya dukungan dari semua pihak terutama anggota koperasi, maka koperasi akan tetap eksis setahap demi setahap, walaupun lambat secara signifikan akan terasa perkembangannya,” ucapnya. 

(Penulis: Nanang Yohansyah/IthinK)