Gedung Deskranasda Bukti Dukungan Pemkot Depok kepada Pelaku UMKM Genjot Perekonomian Depok
Rabu, 14 Juni 2017 | 6 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 118 kali
Wali Kota Depok Mohammad Idris saat meresmikan gedung Dekranasda

DEPOK, Medikomonline.com – Dengan adanya Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok memberikan tempat bagi para pelaku UMKM dan IKM yang kini mencapai ratusan, diharapkan industri kreatif di kota Depok dapat terus tumbuh dan membantu perekonomian kota Depok berkembang lebih baik.

   Untuk saat ini gedung Dekranasda sendiri penampungannya pun masih terbatas. Dari data yang diterima terdapat 35 usaha kerajinan, 5 usaha fashion, dan 10 usaha kuliner dengan total tampungan sebanyak 50 pelaku usaha.

   Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan produk lokal khususnya produk Depok harus dibela. ”Picu terus produk lokal baik secara kualitas maupun kuantitas. Apalagi saat ini MEA, jangan sampai pelaku usaha kebanyakan orang luar, kita ingin hasil usaha dari warga Depok sendiri. Karena itu Dekranasda harus bisa memfasilitasinya,” kata Idris.

   Dia juga meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menaungi Dekranasda, agar mampu bersinergi dalam mempromosikan hasil produk pelaku usaha.

   “Harapan saya para OPD yang berada pada kepengurusan Dekranasda dapat bersinergi dengan para pelaku usaha untuk mempromosikan hasil produk miliknya ke masyarakat,” pungkasnya.

   Sementara, Ketua Dekranasda Kota Depok, Elly Farida, mnyebut gedung Dekranasda yang baru diresmikan akan menjadi pusat galeri dan sarana pendukung bagi pemasaran hasil kerajinan warga Kota Depok. Produk tersebut juga nantinya diharapkan bisa meningkatkan eksistensi perajin di Kota Depok.

   “Gedung ini juga berfungsi sebagai sekretariat galeri kerajinan unggulan. Bisa dilihat jenisnya sangat bervariasi dan bisa jadi aset kebanggaan Kota Depok yang dipamerkan, seperti kerajinan kayu, keramik, rajutan, kuliner, fashion dan lain-lain,” kata Elly.

   Terpisah, Ketua Asosiasi Industri Kreatif Depok (AIKD), Markiyat mengatakan, jumlah pelaku usaha yang berfokus pada industri kreatif di Kota Depok sangat banyak. Karena itu, dibutuhkan suatu wadah yang dapat mengakomodir berbagai jenis produk kreatif di Depok tersebut.

“Dengan adanya gedung Dekranasda, Kota Depok sudah selangkah lebih baik untuk memfasilitasi kegiatan industri kreatif. Sebagai mitra dari Pemerintah, tentunya kami menyambut baik hal tersebut,” ujar Marki.

   Menurut Marki, pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mempromosikan berbagai industri kreatif yang diproduksi warga Depok. “Ssalah satu bentuk sinergitas tersebut adalah dengan ikut memeriahkan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemkot Depok dalam mendorong kemajuan industri kreatif di Kota Depok,” pungkasnya.

   Senada dikatakan Retno Nawang pemilik UMKM Kirei Na, sangat antusias dengan adanya gedung baru yang nantinya menjadi ajang promosi para pelaku UMKM di kota Depok.

   Di bulan Ramadan ini, Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Depok gelar bazar serta promosikan produk home industry masyarakat Depok. Melalui bazar UKM ini dan fasilitas -fasilitas yang ada di gedung Dekranasda para pelaku UMKM dan IKM di Kota Depok memiliki akses untuk memperdagangkan serta dapat memperkenalkan hasil olahan mereka masing-masing. Industri kreatif di kota Depok potensinya sangat besar, dan para pelaku UMKM dan IKM sudah memiliki wadahnya.

   Untuk diketahui pruduk unggul di kota Depok memiliki jenis produk yang beragam seperti: kuliner, desain, kerajinan, handy craft, pertanian, fashion, alat rumah tangga, jasa, kesenian, kesehatan , it & software, art, otomotif, wisata kuliner.

((ADV/Lucy))