Harga Garam Naik, Ikan Asin Jambal Pangandaran Melejit
Senin, 07 Agustus 2017 | 4 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 47 kali
Petani ikan asin jambal di Pangandran

PANGANDARAN, Medikomonline.com – Harga komoditas ikan asin di Pangandaran hingga kini merangkak naik sejak satu pekan yang lalu. Mahalnya garam serta kurangnya pasokan barang menjadi faktor utama kenaikan harga ikan asin.

  Sejumlah pengrajin ikan asin mengaku waswas dan khawatir berdampak pada nilai jual ikan asin dan menurunya jumlah pembeli.

Terpantau oleh Medikom di Pasar Pangandran, harga garam biasanya di pasaran berkisar di harga Rp1.500 kini naik menjadi Rp5.000. Dampaknya sangat terasa bagi para produsen ikan asin.

  "Sejak satu pekan lalu, harga garam sudah mulai naik. Jelas ini sangat berpengaruh terhadap produksi olahan ikan jambal roti kami," terang Jenab pengrajin ikan asin jambal di Pangandran kepada Medikom Jumat (4/08/2017).

  Meskipun mahal dan susah mendapatkan garam, Jenab tidak mengurangi jumlah produksi ikan asinnya. Tetapi, harga penjualan ikan asin naik hingga 25?ri biasanya.

  "Sebelumnya kita jual ikan jambal roti per kilogramnya Rp75 ribu tetapi sekarang kita jual Rp 100 ribu. Dengan mahalnya garam serta harga jual ikan asin mengalami kenaikan kami khawatir pembeli menjadi turun," katanya.

  Hal yang sama diungkapkan Sakim. Menurutnya penjualan ikan asin miliknya itu mau tidak mau harus pakai ampas garam korosok untuk mengurangi beban biaya produksi. Sulit mendapatkan garam industri di pasaran membuat produsen asin di Pangandaran menggunakan ampas garam korosok.

  Selain untuk mengurangi beban produksi, menggunakan ampas garam korosok ini salah satu alternatif antisipasi kelangkaan garam.

  Sakim menyebutkan, biaya produksi dampak dari mahal dan langkanya garam berpengaruh pada harga ikan asin. Kelas super saja pada komoditas ikan asin jambal roti dijual hingga Rp120 ribu tadinya hanya Rp100 ribu. Kenaikan harga ini akan berdampak pada minat pembeli.

  "Jika tidak ada pembeli maka kami terancam gulung tikar," beber dia.

  Dia berharap, pemerintah segera turun tangan mengatasi kelangkaan garam di Pasar Pangandaran. “Karena, akan berpengaruh pada inflasi perekonomian daerah,” ucapnya.   

(Penulis: Agus Kucir/Editor: Mbayak Ginting)