PDAM Tirta Asasta Kota Depok Terapkan Geographic Information System
Jumat, 23 Maret 2018 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 66 kali
PDAM Tirta Asasta Kota Depok

DEPOK, medikomonline.com – PDAM Tirta Asasta Kota Depok saat ini sedang melakukan kegiatan inventarisasi data aset (jaringan pipa, aksesoris dan pelanggan) dalam lanjutan program Geographic Information System (GIS) yang sebelumnya telah dimulai pada akhir tahun 2017 lalu. Hal ini disampaikan oleh Manajer Teknologi Informasi PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Asep Wardana Wahyu.

“Secara bertahap sudah mulai dilakukan mulai dari pendataan data asset pipa jaringan, aksesoris dan data pelanggan,” papar Asep. GIS adalah system informasi yang berdasarkan data keruangan di bumi. Dengan system ini, data pemetaan jaringan pipa, data aksesoris (seperti valve, jembatan pipa dan manhole) dan data pelanggan dapat diakses dengan mudah.

Lanjut Asep, pemberian training tentang system ini pun dilakukan pada unit kerja lain, dimulai dari bagian Hubungan Langganan di wilayah operasional PDAM Tirta Asasta Kota Depok. GIS ini pun sudah terintegrasi dengan system billing dan data logger pendistribusian air bersih dan akan ditargetkan secara bertahap agar seluruh pelayanan PDAM Tirta Asasta Kota Depok baik secara administrasi maupun operasional dapat menggunakan GIS ini.

Pelaksanaan GIS sendiri memerlukan proses, antara lain menginventarisasi data pendukung kegiatan seperti As-built Drawing dan data-data pelanggan lalu dilanjutkan dengan survey lapangan berdasarkan data-data pendukung tersebut. Proses terakhir adalah digitasi data-data dengan menggunakan aplikasi Quantum GIS. Pelaksananya tidak lain adalah karyawan PDAM Tirta Asasta Kota Depok yang telah ditunjuk dalam bentuk tim.

Tentang GIS ini, Asep pun menambahkan memang membutuhkan waktu, konsistensi dan komitmen dari semua agar program GIS ini berjalan lancar hingga dapat digunakan oleh semua bagian.

“Tantangannya sangat besar, saat ini kami masih tertatih-tatih karena secara bersamaan program kerja yang lain pun tetap prioritas. Dengan sumber daya yang ada, walau lambat tapi InsyaAllah akan tercapai GIS yang dapat bermanfaat untuk semua,” ujar Asep.

(Penulis: Lucy/Editor: Mbayak Ginting)