A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Wagub Harapkan Kontes Ternak Memotivasi Peternak  Sediakan Bibit dengan Swadaya
Jumat, 21 Juli 2017 | 4 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Wagub Jabar Dedi Mizwar memberikan hadiah kepada juara Kontes Ternak 2017. (foto: Ist/Hms Jbr)

GARUT, Medikomonline.com – Kontes Ternak, Panen Pedet dan Pesta Patok Tingkat Provinsi Jabar 2017 diikuti 500 peternak, organisasi profesi, lembaga penelitian, swasta dan perguruan tinggi ini. Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar (Demiz) mengharapkan kontes ternak ini dapat memotivasi para peternak dengan swadaya menyediakan bibit pengganti induk-induk yang sudah tidak produktif sehingga produksi hasil ternak jauh lebih meningkat.

“Selain bibit pengganti diharapkan para peternak juga mampu menghasilkan bibit unggul bersilsilah yang dipelihara dengan manajemen yang baik sehingga hasil ternaknya lebih optimal,” kata Demiz ketika meresmikan puncak acara Kontes Ternak, Panen Pedet dan Pesta Patok tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2017 yang digelar di lapangan Golf Flamboyan, Desa Ngamplang, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Rabu (19/07/2017).

Jabar memiliki delapan jenis ternak lokal atau sumber daya genetik yang secara resmi telah ditetapkan sebagai rumpun ternak asli Jabar pada bulan Mei 2017 lalu, yaitu Domba Garut, Domba Priangan, Sapi Pasundan, Ayam Pelung, Ayam Sentul, Itik Rambon, Itik Cihateup, dan Itik Padjajaran. Sejauh ini, populasi ternak domba dan ayam ras pedaging di Jabar masih menjadi yang terbesar di Indonesia. “Namun untuk sapi perah dan sapi potong kita masih kekurangan,” ujar Demiz.

Di tahun 2016 ketersediaan sapi siap potong asal Jabar tercatat sebanyak 214 ribu ekor atau setara dengan 40.821 ton atau 38,13?ri kebutuhan konsumsi daging sapi Jabar sebanyak 107.050 ton. Ketersediaan tersebut meningkat 10,13 ?ri tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 157 ribu ekor.

Oleh sebab itu, sejalan dengan program swasembada daging sapi nasional, Demiz mengajak kepada stakeholders peternakan untuk memperkuat program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB).

“Tahun 2017 ini kita targetkan sapi akseptor sebanyak 166.094 ekor, target bunting sebanyak 136.197 ekor dan diharapkan akan terjadi kelahiran minimal sebanyak 80.000 ekor,” kata Wagub.

Selain itu, Demiz mensyukuri, data BPS pada bulan Juni 2017 Nilai Tukar Petani (NTP) Sub Sektor Peternakan meningkat 0,8% atau dari 113,76% menjadi 114,42%. Ini mengindikasikan meningkatnya kesejahteraan peternak di Jabar. “Kontribusi NTP Sub Sektor Pertanian terhadap sektor pertanian ini pun mencapai 109,5% yang menunjukan bahwa peternakan berperan besar terhadap pembangunan pertanian,” ucapnya.

 

Kabupaten Bandung Barat Raih Juara Umum

Pada Kontes Ternak, Panen Pedet dan Pesta Patok yang digelar dari tanggal 17 sampai 19 Juli dan diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota se-Jabar ini, Kabupaten Bandung Barat (KBB) meraih juara umum. KBB meraih sejumlah kategori yang dilombakan, yaitu Juara I kategori Sapi Potong Jantan PO Umur 24-36 Bulan, Juara I kategori Sapi Potong Betina PO Umur 18-24 Bulan, Juara III kategori Sapi Potong Jantan Sapi Pasundan Umur 48 Bulan, Juara II dan III kategori Sapi Perah Pedet Betina Umur 9-12 Bulan, Juara I, II dan III kategori Sapi Perah Dara Umur diatas 12-15 Bulan, Juara III kategori Sapi Perah Induk Laktasi Umur 3-4 Bulan. Masing-masing pemenang setiap kategori mendapatkan piagam dan uang pembinaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar Doddy Firman Nugraha selaku penyelenggara mengungkapkan, tujuan diadakannya Kontes Ternak, Panen Pedet dan Pesta Patok tingkat Provinsi Jabar 2017 yaitu memberikan penghargaan kepada para peternak untuk menghasilkan bibit unggul terbaik dan memotivasi serta mengapresiasi kepada para pelaku usaha agribisnis.

“Ini untuk memotivasi para pelaku bidang peternakan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan mutu daya saingnya agar mampu meraih ulang pasar domestik maupun ekspor demi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Doddy.

Dalam kontes ternak selama 3  hari ini pihaknya juga mengadakan penilaian bagi kelompok dan pemilik ternak untuk enam komoditi, yaitu sapi potong,  sapi perah, domba, kambing, ayam lokal dan itik. Kemudian pelayanan kesehatan kepada ratusan ekor ternak, pameran  pembangunan peternakan, lomba domba catwalk dan temu usaha dunia peternakan sebagai media dialog antar pelaku peternakan.

“Kami juga menyerahkan bantuan hibah KRPL dan PUPM serta penandatanganan MoU Asuransi Usaha Ternak Sapi dengan peternak dan gerakan minum susu,” tuturnya.

Kegiatan kontes ternak ini merupakan agenda rutin Pemprov Jabar dalam rangka memeriahkan hari jadi Provinsi Jabar ke-71 yang jatuh setiap tanggal 19 Agustus.

(Penulis: IthinK)