ARM Desak Pemkot Bandung Segel dan Bongkar Proyek Bangunan UIN Bandung
Rabu, 01 November 2017 | 1 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 81 kali
Proyek Pembangunan Gedung UIN Sunan Gunung Djati Bandung karena diduga melanggar perijinan.

BANDUNG, Medikomonline.com – Konsorsium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama dengan sembilan lembaga LSM mendesak  Pemkot Bandung segera menyegel dan membongkar Proyek Pembangunan Gedung UIN Sunan Gunung Djati Bandung karena diduga melanggar perijinan. Salah satunya adalah pembangunan proyek tersebut diduga tanpa dilengkapi Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Ketua Umum Konsorsium ARM  Furqon Mujahid kepada Medikom di Bandung, Sabtu (28/10) mengatakan, Dinas Penataan Ruang Kota Bandung yang memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi penyegelan dan pembongkaran akan bertindak tegas tanpa pandang bulu demi tegaknya aturan di Kota Bandung. “Informasi ini juga sebagai masukan dan dukungan masyarakat kepada Dinas Penataan Ruang Kota Bandung dalam melakukan tugas pokok dan fungsinya,” ujar Mujahid.   

Menurut Mujahid, Proyek Pembangunan Gedung UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dikerjakan PT AH dengan anggaran puluhan milyar ini juga diduga terjadi penyimpangan lainnya, termasuk dalam proses tender dan luas bangunan. “Selanjutnya ARM beserta sembilan LSM mendesak kepada aparat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada Proyek Pembangunan Gedung UIN Sunan Gunung Djati Bandung tersebut,” kata Mujahid.

Sementara keterangan dari pihak UIN Sunan Gunung Djati belum berhasil diperoleh oleh Medikom.

(Penulis: TIM)