Akan Dilengkapi Sarana Pengaman dan Areal Escape, Tanjakan EMEN Kini Menjadi Tanjakan AMAN
Jumat, 16 Februari 2018 | 3 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 84 kali
Rombongan Komisi IV DPRD Jabar dan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan doa bersama kepada para korban kecelakaan Tanjakan Emen

BANDUNG, medikomonline – Kunjungan kerja Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) menijau langsung lokasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi beberapa waktu lalu di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang. Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Komisi IV Ali Hasan didampingi Wakil Ketua Komisi IV Daddy Rohanady, Sekretaris Komisi IV Nia Purnakania dan para anggota, Rabu (15/02/2018).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiadi dan rombongan juga melakukan inspeksi kecelakaan di Tanjakan Emen yang menelan korban meninggal 27 orang. Pada acara tersebut kemudian dilakukan doa bersama kepada para korban kecelakaan di Tanjakan Emen dengan pembacaan tahlil dan surat Yasin bersama.

Wakil Ketua Komisi IV Daddy Rohanady menyatakan, Tanjakan Emen yang berada di ruas jalan provinsi ini memang sangat rawan kecelakaan. "Selain tikungan yang cukup tajam, ruas jalan tersebut juga kemiringannya cukup curam. Tanjakan itu harus dilengkapi dengan beberapa sarana pengamanan, misalnya rambu-rambu peringatan atau pun rambu save-front,” kata Daddy.

Selain itu tambah Daddy, di ruas jalan ini akan dibangun pula areal escape (tempat penyelamatan darurat-red). “Bahkan, sedang disusun perencanaan untuk jalur alternatif," ujar Daddy yang merupakan wakil rakyat dari Fraksi Gerindra daerah pemilihan Cirebon-Indramayu tersebut.

“Semua itu tentu saja dimaksudkan agar tidak terjadi lagi kecelakaan, khususnya di lokasi, dan umumnya di sepanjang ruas jalan yang cukup panjang tersebut,” sebut tokoh Partai Gerindra Jabar ini.

Daddy juga menceritakan soal sejarah nama Tanjakan Emen yang sering terjadi kecelakaan tersebut. Emen adalah nama panggilan seorang purnawirawan TNI yang kemudian menjadi sopir truk. Nama aslinya Taslim. Pada tahun 1965 ia mengalami kecelakaan di tanjakan tersebut hingga meninggal dunia.

Dijelaskan Daddy, keluarga Taslim keberatan nama Emen (Taslim) selalu dikaitkan dengan kecelakaan yang terjadi. Mereka menilai seolah-olah Emen memberi andil pada kecelakaan di Tanjakan Emen tersebut.

"Mulai saat ini kami sepakat dengan Pak Dirjen Hubdar, nama Tanjakan Emen kita ganti menjadi Tanjakan Aman," tambah Daddy Rohanady.

(Penulis: IthinK)