Asep Yadi Sobana Terpilih Jadi Ketua PWI Perwakilan Kabupaten Purwakarta
Senin, 17 September 2018 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 90 kali
Asep Yadi Sobana

PURWAKARTA, Medikomonline.com - Asep Yadi Sobana terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Kabupaten Purwakarta melalui proses aklamasi. Dalam Konferensi PWI Purwakarta mulai pagi hingga siang ini, Senin (17/9/2018) di Hotel Intan, Purwakarta terjaring dua calon ketua.

Asep membawa visi Meningkatkan SDM PWI Purwakarta yang Berkualitas dan Kompeten. Beberapa misi yang diupayakan antara lain Menggelar Uji Kompetensi Wartawan  secara berkesinambungan, Pembenahan Kesekretariatan, Asuransi Ketenagakerjaan Anggota PWI Purwakarta, Optimalisasi Program Kerja Tahunan.

"Salah satunya kita jadikan momentum hari pers nasional (HPN) sebagai ajang refleksi dan media pemersatu. Dan saya harap HPN ini bisa dilaksanakan dengan positif di Purwakarta selama tiga tahun ke depan," kata Asep kepada awak media, Senin (17/9/2019).

Tak lupa PWI Purwakarta akan menjalin kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk kemajuan organisasi dan pembangunan daerah. "Saya berkomitmen melakukan pembenahan organisasi secara fisik dan non fisik. Beberapa di antaranya tak lain melalui optimalisasi program kerja tahunan yang selama ini dinilai vakum," jelas Asep.

Kepengurusan baru Asep di PWI Purwakarta dibantu Wakil Ketua Asep Budiman, Sekretaris Zulkifli, Bendahara Markus Sitanggang, Ketua Bidang Organisasi Gungun Wirajaya, Ketua Bidang Advokasi Taufik Ilyas, Kesejahteraan Agus Triyatmoko dan Adang Yosep.

Satu calon ketua Esa Sutarsih mengundurkan diri dari forum konferensi. Konferensi dinilai quorum setelah dihadiri dua pertiga peserta.  Dalam pleno disebutkan ada 13 anggota PWI Purwakarta yang berhak menjadi peserta konferensi. Empat di antaranya tidak hadir.

 

Diwarnai aksi walk out

Konferensi PWI) Purwakarta sempat diwarnai aksi walk out dari salah satu kandidat ketua atas nama Esa Sutarsih berserta empat anggota biasa. Aksi walk out ini dilakukan karena mekanisme penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tidak proporsional dan profesional sesuai PD/PRT PWI.

Esa Sutarsih mempertanyakan keabsahan data dari dua nama yang masuk dalam daftar pemilih di Konfercab. Menurutnya, kedua nama tersebut bukan wartawan dan tidak ada eksistensi dan keterlibatannya pada PWI Purwakarta.

"Tidak hadirnya ketua OC, juga merupakan bukti tidak sinergisnya OC dan SC Konfercab," ujar Esa, dihubungi usai Walk Out, Senin (17/9).

"Kita ingin PWI Purwakarta besar, kalau konfercabnya tidak profesional sesuai PD/PRT, bagaimana mau besar," sesalnya.

Esa menambahkan, langkah walk out yang diambilnya ini membuat Konfercab PWI Purwakarta, sesuai aturan tidak memenuhi quorum, dan tidak dapat dilanjutkan. 

Berdasarkan PD/PRT PWI Pasal 35 Ayat 2, jika anggota biasa yang hadir kurang dari duapertiga, Konferensi ditunda selambat-lambatnya dalam waktu satu bulan.

"Sementara Konfercab Purwakarta hanya dihadiri 8 dari 13 anggota biasa yang artinya tidak quorum karena tidak sampai duapertiga atau 9 anggota biasa yang hadir," ujar Esa.

Lebih lanjut, Esa Sutarsih bakal mengambil langkah keberatan ke PWI Jabar dan PWI Pusat. Hingga berita ini diturunkan, OC Konfercab PWI Purwakarta belum dapat dikonfirmasi.

(Penulis: Daup/Editor: Mbayak Ginting)