Bentengi Santri, Polres Purwakarta Sampaikan Bahaya Narkoba dan Miras
Minggu, 10 Maret 2019 | 13 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 21 kali
Sat Res Narkoba Polres Purwakarta melakukan sosialisasi bahaya narkoba door to door kepada santri dan pengasuh ponpes Al-Muhajirin dan siswa siswi SMK Al-Muhajirin 3 Kabupaten Purwakarta. (Foto: Dadang Nasir)

PURWAKARTA, medikomonline.com - Bahaya narkoba yang mengancam generasi muda khususnya di wilayah hukum Polres Purwakarta menyita perhatian Anggota Sat Res Narkoba Polres Purwakarta. Sabtu (9/3/2019), Sat Res Narkoba Polres Purwakarta melakukan sosialisasi bahaya narkoba door to door kepada santri dan pengasuh ponpes Al-Muhajirin dan siswa siswi SMK Al-Muhajirin 3 Kabupaten Purwakarta.

Dalam kesempatan itu santri mendapatkan penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba dan dampak negatif dari narkoba tersebut.

Kasat Res Narkoba AKP Heri Nurcahyo SH mengatakan, sosialisasi ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang dampak serta bahayanya narkoba, serta untuk mengajak para santri mencegah terjadinya peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Karena menurutnya, peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke berbagai pelosok perdesaan, bukan hanya dikonsumsi orang dewasa, bahkan anak-anak usia dini juga sudah mulai mencoba mengkonsumsi narkoba.

Hal ini sangat memprihatinkan untuk kita, karena penggunaan narkoba akan mengakibatkan banyak dampak negatif, di antaranya pengguna narkoba akan rentan terlibat dalam aksi kriminalitas seperti pencurian, perkelahian dan lainnya,  

"Akhirnya para pengguna narkoba atau pengedar juga akan mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum dengan dijerat hukuman pidana yang berujung ke dalam jeruji besi sebagaimana telah diatur dalam Undang-undang No. 35 tahun 2009, dan dapat pula berdampak kematian,” terangnya.

Oleh sebab itu, pihaknya, melalui kegiatan sosialisasi ini mengajak para pemuda dan seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga, supaya generasi muda terhindar dari penyalahgunaan narkoba, apalagi terlibat menjadi pengedar dari barang haram tersebut.

"Mari kita sama-sama perangi narkoba dan kita ciptakan generasi berprestasi tanpa narkoba," pungkasnya.

(Penulis: Dadang Nasir/Editor: Mbayak Ginting)