Diduga Aniaya Warga, Anggota F-PDIP DPR Dipolisikan
Jumat, 22 Juni 2018 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 57 kali
Politikus PDIP Herman Hery Usai Diperiksa KPK/Net

JAKARTA, medikomonline – Seorang warga bernama Ronny Kosasih Yuliarto melaporkan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery, atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan.

Kabar adanya pelaporan tersebut disampaikan pengacara korban, Febby Sagita, saat dikonfirmasi medikomonline.com, Kamis (21/6/18).

Febby Sagita mengungkapkan, awalnya korban ditilang polisi karena masuk jalur busway. Di jalur yang sama, ada mobil Rolls Royce B 88 NTT milik Herman Hery. Mungkin, kata dia, lantaran lama menunggu, Herman langsung turun dari mobil dan memukul korban tanpa alasan yang jelas.

Karena tidak terima atas perlakuan itu, korban mencoba membalas pukulannya. Kemudian, kata dia, ajudan-ajudan Herman turun dan mengeroyok korban bersama Herman.

“Polisi yang tengah melakukan razia di sana hanya menonton aksi brutal anggota DPR tersebut tanpa ada yang melerai,” kata Febby.

Sementara istri korban yang membantu melerai bahkan ikut dipukul oleh ajudan Herman tanpa mempedulikan ada dua anak korban yang masih kecil, berusia 7 tahun dan 10 tahun.

“Kedua anak korban menangis di dalam mobil melihat kedua orang tuanya dianiaya oleh anggota DPR tersebut,” ujarnya.

Karena kalah jumlah, lanjut Febby Sagita, korban menyerah dan diminta oleh polisi memindahkan mobilnya ke Masjid Pondok Indah untuk penyelesaian lebih lanjut. Akan tetapi sesampainya di Masjid Pondok Indah, polisi dan Herman malah langsung kabur tidak menyusul korban di masjid.

“Korban yang tetap kena tilang oleh polisi langsung melakukan visum di RSPP dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, Mapolres Jakarta Selatan. Tapi karena sudah mendekati Idul Fitri, pihak kepolisian mengatakan akan menindaklanjuti perkara ini setelah libur lebaran, (Kamis, 21 Juni 2018),” kata Febby.

Herman sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait adanya dugaan penganiayaan yang dilakukannya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar memberi garansi untuk menindaklanjuti laporan Ronny Yuniarto Kosasih, soal dugaan penganiayaan oleh anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Herman Hery.

“Kita melakukan penyidikan, juga mencari saksi,” katanya kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Disampaikan Kombes Indra, pihaknya akan mengumpulkan keterangan saksi-saksi untuk melengkapi penyelidikan kasus ini. “Termasuk juga di situ ada anggota polisi lalu lintas yang sedang menghentikan kendaraan korban,” kata dia.

Soal pemeriksaan terhadap Herman Hery dan ajudannya, Indra tidak mau berspekulasi. Saat ini, kata dia, pihaknya masih fokus mencari keterangan korban dan saksi.

Kabar adanya kasus pemukulan yang diduga dilakukan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Herman Hery sudah sampai ketelinga Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Atas adanya kabar tersebut, MKD berencana mengecek secara langsung ke pihak kepolisian, Senin (25/6/18).

“Hari senin akan kita cek ke kepolisian, apakah benar adanya pelaporan itu. Kita belum bisa bertindak kalau belum cek semuanya, apakah benar yang dilakukan itu,” kata Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad.

(Dudun Hamidullah)