Dimasuki Maling dan Pemabuk, SD Negeri 02 Hegarsari Perlu Dipagar Tinggi
Kamis, 11 Mei 2017 | 7 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 25 kali
Kepala Sekolah SD Negeri 02 Hegarsari Suryana SPd menunjukkan pagar besi sekolah yang sudah rusak.

GARUT, Medikomonline.com - Pagar  besi depan SD Negeri 02 Hegarsari  Kampung Ladatdaeu, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut  sudah pada patah  dimakan usia. Menurut Kepala Sekolah  SD Negeri 02 Hegarsari Suryana SPd, pagar sekolah yang terbuat dari besi sepanjang 30 meter  sudah rusak.

“Banyak anak-anak   masuk ke halaman sekolah dijadikan tempat bermain. Selain pagar depan sudah rusak, juga di belakang sekolah tidak dipasang pagar sepanjang 30 meter,” kata Suryana.

Selain dipake bermain anak-anak, kata Suryana, sekolah juga dijadikan tempat minum-minuman keras oleh sekolompok pemuda yang sengaja masuk ke halaman sekolah lewat pagar depan dengan cara melangkah pagar.

Selain itu, lanjut Suryana, maling juga pernah tiga kali masuk ke ruangan sekolah dengan cara mencongkel jendela. “Untuk itu, kepada pemerintah terkait mohon pagar depan dan pagar belakang  SD Negeri 02  Hegarsari dipasang  pagar benteng supaya tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Suryana.

Ketua Rw 05 Kampung Ladatdaeu Usep Sopandi ditemui  di rumahnya,  Selasa (9/5/2017) mengakui SD Negeri  02 Hegarsari  pernah dimasuki maling dan dijadikan tempat minuman keras.

Setelahnya dicek, bukan warga Kampung Ladatdaeu Rw 05 melainkan pemuda  luar desa. Meskipun pintu masuk halaman sekolah  dikunci, tapi pagar besinya pendek. Itu mudah sekali masuk seenaknya. Seharusnya pagar depan diganti dengan pagar benteng yang tinggi, baru sekolah aman,” ungkap Usep.

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)