Gubernur Minta Operasi Praja Wibawa Satpol Pamong Praja Tegakkan Perda
Selasa, 10 April 2018 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 99 kali
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Satpol PP Jabar dalam apel gelar pasukan Operasi Praja Wibawa Satpol Pamong Praja. (Foto: Ist/Hms Jbr)

BANDUNG, Medikomonline.com – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) membuka apel gelar pasukan Operasi Praja Wibawa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) se-Jawa Barat (Jabar) tahun 2018 di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa (10/4/2018). Pelaksanaan Operasi Praja Wibawa resmi dimulai, Selasa (10/4/2018).

Menurut Gubernur Aher, penduduk Jabar sebanyak 48 juta rentan dengan gangguan keamanan di tengah masyarakat. “Seperti yang akhir-akhir ini terjadi penganiayaan terhadap tokoh agama maupun maraknya kasus Miras oplosan,” kata Aher.

"Di sinilah peran Satpol PP dibutuhkan, bukan hanya urusan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat saja, tapi menegakkan Perda dan Perkada," tegas Gubernur.

Untuk itu kata Aher, ada lima langkah strategi yang harus disiapkan oleh jajaran Satpol PP di seluruh wilayah Jabar. Pertama, meningkatkan pembinaan dan bimbingan kepada masyarakat tentang Perda di tingkat provinsi, kota dan kabupaten. Kedua, melaksanakan pengawasan terhadap potensi gangguan Trantibmum dan pelanggaran peraturan daerah. 

Ketiga, mengedepankan sikap humanis, persuasif dan libatkan tokoh agama, adat atau tokoh masyarakat saat bertugas. Keempat, seluruh perangkat daerah bersinergi dengan Satpol PP guna mendukung penyelenggaraan operasi. Kelima, Satpol PP berkoordinasi dengan Polri dan TNI dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban di tengah masyarakat.

"Saya percaya jajaran Satpol PP akan mempertahankan identitasnya sebagai aparat yang ramah, bersahabat dan peka terhadap perubahan. Namun di sisi lain Satpol PP diminta juga untuk tegas dalam bertindak demi tegaknya aturan," ujar Aher.

(Penulis: IthinK)