Kajati Jabar Loeke Larasati Agoestina Baru Menjabat, ARM Dukung Penuh Kajati Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Jalan Selajambe-Cibogo-Cibeet
Rabu, 01 November 2017 | 1 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 80 kali
Kasi Penkum Kejati Jabar Raymond Ali menerima laporan dugaan korupsi Proyek Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet dari Ketua Umum ARM Furqon Mujahid didampingi Korda ARM Tasikmalaya Dedi Supariadi di kantor Kejati Jabar, Bandung, Kamis (19/10/2017).

BANDUNG, Medikomonline – Loeke Larasati Agoestina yang baru menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jabar sudah dinanti berbagai kasus tindak pidana korupsi yang ada di wilayah Jabar. Konsorsium Aliansi Rakyat Menggugat  (ARM) sangat menantikan keberanian dan ketegasan Kajati Jabar Loeke Larasati Agoestina dalam melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi di wilayah hukum Jabar tanpa pandang bulu sehingga keadilan itu bisa ditegakkan.  

Untuk mendukung pemberantasan kasus korupsi di Jabar, Konsorsium ARM mendukung penuh Kajati Jabar Loeke Larasati Agoestina dalam melakukan penindakan hukum terhadap oknum pejabat Pemerintah Provinsi Jabar yang diduga terlibat dalam kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).  “Salah satu dugaan kasus korupsi yang baru dilaporkan oleh Konsorsium ARM  kepada Kejati Jabar adalah dugaan korupsi Proyek Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet yang diduga melibatkan oknum pejabat Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar, pada Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan (BPJ WP) I yang saat ini dipimpin oleh Yongga Bhakti,” kata Ketua Umum ARM  Furqon Mujahid kepada Medikom, Sabtu (28/10) di Bandung. 

Mujahid menguraikan, pengurangan volume aspal dalam proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet diduga menjadi salah satu modus dugaan korupsi oleh oknum pejabat BPJ WP I – Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar dan pelaksana proyek PT Anten Asri Perkasa. Hasilnya, kerusakan jalan banyak terjadi berupa retakan pada badan jalan baik perkerasan beton maupun aspal. Meskipun kerusakan jalan terjadi, anehnya BPJ WP I dibawah kepemimpinan Yongga Bhakti membiarkan kontraktor PT Anten Asri Perkasa tidak melakukan pemeliharaan jalan yang masih menjadi tanggung jawab  kontraktor selama satu tahun.

Sejumlah indikasi penyimpangan pada proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet tahun anggaran 2016 ini menjadi dasar para aktivis anti korupsi Konsorsium ARM melaporkan dugaan korupsi Proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet (Lewat Jl. Baru) (5 Km) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar.

“Berkas laporan dugaan korupsi Proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet yang dilaporkan Konsorsium ARM ini, diterima oleh Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Jabar Raymond Ali di kantor Kejati Jabar, Bandung, Kamis (19/10/2017),” kata Furqon Mujahid yang didampingi Korda ARM Tasikmalaya Dedi Supriadi ketika menyampaikan berkas laporan.

Mujahid menjelaskan, seluruh jajaran aktivis ARM sangat mendukung penegak hukum Kejati Jabar untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan korupsi proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet yang menghabiskan anggaran APBD Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar sejumlah nilai Rp17,1 milyar. “Kita akan lihat siapa pejabat Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan I yang akan terseret dalam kasus hukum dugaan korupsi ini,” ujar Mujahid.

Ditambahkan Mujahid, dalam proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet ini, kontraktor PT Anten Asri Perkasa melakukan pengurangan volume pekerjaan Aspal Laston – Lapis Aus (AC-WC) sebanyak 171,41 m?3; dan pengurangan volume pekerjaan Aspal Laston – Lapis Antara (AC BC) Levelling sebanyak 31,80 ton. “Parahnya lagi,  meskipun volume aspal dikurangi oleh kontraktor, tapi Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan I tetap membayar pekerjaan aspal yang dikurangi kontraktor tersebut. Jadi indikasi korupsinya sangat jelas sekali,” katanya.  

Lanjut aktivis anti korupsi ini, Badan Pemeriksa Keuangan telah menemukan pengurangan volume aspal pada proyek Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet. “Sejumlah pelanggaran hukum diduga telah terjadi pada Peningkatan Jalan Selajambe - Cibogo – Cibeet ini,” tegas Mujahid.

Seperti diketahui, Loeke Larasati Agoestina dilantik oleh Jaksa Agung HM Prasetyo pada Senin (23/10) menjadi Kajati Jabar untuk menggantikan Setia Untung Arimuladi. Sebelumnya Loeke menjabat sebagai Kepala Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan Agung. 

(Penulis: TIM)