Kepala BPN Purwakarta Lantik Lima Camat PPATS
Jumat, 05 Januari 2018 | 5 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 119 kali
Pelantikan lima camat sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara

PURWAKARTA, Medikomonline.com – Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purwakarta Elda Juanda Hasan SH melantik lima camat sebagai Pejabat Pembuat Akte Tanah Sementara (PPATS) di aula kantor BPN Purwakarta, Kamis (28/12). Kelima camat yang dilantik tersebut, yaitu: Camat Bojong Wawan, Camat Cibungur Juanda, Camat Cibatu  Diaudin, Camat Pasawahan Harom, dan Camat Sukasari Jaya Pranolo.

Hadir dalam acara pelantikan Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setda Purwakarta Maman, para pejabat di lingkungan Kantor BPN dan staf.

Kepala Kantor BPN Purwakarta mengatakan, pihaknya akan selalu berkomunikasi dengan PPATS yang baru saja dilantik. Sebuah harapan besar ada di pundak para camat selaku PPATS karena pada saat ini tanah masih belum memberikan keadilan, rasa kenyamanan. Tanah masih menjadi sumber masalah sehingga kita ingin mengkaji semua kondisi itu. Langkah yang akan kita ambil adalah harus menyatukan paradigma yang kita gunakan. Kita harus menyadari sesungguhnya tanah itu adalah karunia Tuhan yang mampu menyejahterakan masyarakat,” kata Elda.

Elda meminta kelima camat agar menjalankan profesi PPATS sebagai profesi yang membawa manfaat sebagaimana dinyatakan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1998 tentang Peratuaran Jabatan PPATS, yang diberi kewenangan khusus untuk  membuat akta-akta otentik mengenai hak atas tanah atau hak milik atau satuan rumah susun.

Lanjutnya, salah satu arahan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan iklim investasi adalah peningkatan kualitas empat unsur pelayanan publik, yaitu: transparansi, akuntabilitas, kepastian hokum, dan profesionalitas.

Pada tahun 2017 target sebanyak 10.350 yang terdiri dari 10.020 bidang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) prona, 300 bidang PTSL UKM,  30 bidang PTSL Nelayan Budidaya.   “Untuk tahun anggaran 2018, Kantor BPN Purwakarta mendapat target sebanyak 50.075 bidang, yang terdiri 50.000 bidang PTSL Prona, 75 bidang PTSL Nelayan Budidaya,” ucap Elda. (Daup H/ Dadang N)   

(Penulis: Daup H-Dadang N/Editor: Mbayak Ginting)