Pelajar Nekat Merampok Demi Uang
Kamis, 30 Maret 2017 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 176 kali
Polres Majalengka

MAJALENKA, Medikomonline.com - VR (17) siswa sebuah SMK di Kecamatan Talaga yang juga warga Blok Desa RT 09/02, Desa Cimanggu, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka diamankan aparat kepolisian bersama temannya Di (16) yang juga warga Desa Cimanggu, Bantarujeg. Keduanya diduga telah melakukan penodongan dan penjambretan terhadap dua karyawan toserba di Talaga, di ruas jalan antara Desa Salado dan Argasari, Kecamatan Talaga, Selasa (21/3/2017).

    Dari tangan tersngka polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah dompet milik korban berisi uang Rp850.000 dan KTP, atas nama Windi, telpon seluler milik korban, serta kendaraan Yamaha nomor polisi E 2883 X yang dipergunakan kedua tersangka, satu buah celurit milik VR serta 2 buah telpon seluler milik kedua tersangka.

    Menurut Kapolres Majalengka AKBP Mada Roostanto, aksi penodongan serta penjambretan yang dilakukan para tersangka terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika itu korban, Windi Mulyawati (22) warga Desa Salado RT 01/01 Kecamatan Talaga bersama temannya Siti Neni Nuraeni (20) warga Blok Kadusari Desa Argasari Kecamatan Talaga tengah berboncengan mengendarai sepeda motor saat pulang kerja dari toko swalayan. Di perjalanan tiba-tiba ditodong pengendara sepeda motor menggunakan clurit dari arah pinggir dan berupaya memepet kendaraan.

    Akibatnya sepeda motor yang dikemudikan Windi pun oleng hingga akhirnya terjatuh. Begitu jatuh tersangka yang menodongkan clurit langsung merampas dompet berisi uang dan KTP serta telpon seluler. Setelah berhasil keduanya menancap gas sepeda motornya dengan berbalik arah.

    Hanya begitu terjatuh, Windi dan Siti segera meneriaki tersangka agar didengar warga dengan kalimat “jambret”. Warga yang mendengar teriakan tersebut, langsung berdatangan menghampiri korban, ada juga di antarnya yang langsung mengejar kedua pelaku hingga keduanya berhasil tertangkap beberapa ratus meter dari lokasi kejadian. Tersangka pun nyaris menjadi bulan-bulanan masa yang mengetahui kejadian tersebut.

    Tersangka saat itu juga segera diamankan aparat Kepolisian Sektor Talaga bersama sejumlah barang bukti. Kedua tersangka kini meringkuk di ruang tahanan Polsek Talaga untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

                Di hadapan penyidik tersangka mengaku nekat berbuat kejahatan hanya karena ingin memperoleh uang banyak untuk jajan di sekolah serta untuk liburan, karena kebetulan ketika perbuatan dilakukan tersangka di saat libur sekolah, kelas III sedang melaksanakan ujian sekolah.

(Penulis: Juremi)