Perbaikan Longsoran Jembatan Cipamingkis Harus Kelar Sebelum Lebaran
Selasa, 10 April 2018 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 87 kali
Jembatan Cipamingkis terkena longsor (kiri). Kadis PUPR Kabupaten BekasiJamaludin meninjau langsung longsoran Jembatan Cipamingkis di Cibarusah, Kabupaten Bekasi. (kanan) Foto: Iwan Gunawan/Medikomonline)

BEKASI, Medikomonline.com - Jembatan Cipamingkis yang terkena longsor beberapa waktu lalu kini dipastikan akan segera diperbaiki. Kepastian itu dikatakan Kepala Dinas Pekejaan Umum dan Pemataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi H Jamaludin SH MM ketika meninjau longsoran Jembatan Cipamingkis di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Senin (09/04/2018).

Jamaludin didampingi Kabid Pengelolaan Jalan dan Jembatan Heru Pranoto ST dan Camat Cibarusah Enop Can, Kapolsek Cibarusah AKP Agus Marwoto, Kasi Trantib Iman Arahman.  

Kondisi jalan jembatan sebelah kanan sudah memprihatinkan. Jembatan kini sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat atau lebih. Bahkan motor yang melewati jembatan pun harus antri satu per satu.

Menurut Jamaludin, perbaikan Jembatan Cipamingkis harus kelar dalam waktu dua bulan. “Pokoknya sebelum lebaran harus sudah kelar. Anggaran (perbaikan-red) Rp1,4 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi,” ujar Kadis PUPR Bekasi.

Jamaludin menegaskan, penanganan longsoran Jembatan Cipamingkis harus cepat karena jembatan ini sangat strategis menghubungkan Kecamatan Cibarusah dengan Kecamatan Bojongmangu bahkan bisa ke Karawang.

“Sehingga Jembatan Cipamingkis Cibarusah sangat penting dan juga banyak dilalui oleh kendaraan umum maupun pribadi baik roda dua maupun empat,” terangnya.

Menurut warga Cibarusah, kalau Jembatan Cipamingkis tidak segera diperbaiki dari sekarang tentunya akan sangat berbahaya dan merugiikan warga Cibarusah dan sekitarnya. Jembatan Cipamingkis ini merupakan sarana transportasi bagi warga masyarakat Cibarusah khususnya dan warga yang lainnya.

“Apalagi Jembatan Cipamingkis kini terkena longsor, praktis kendaraan roda empat atau lebih tidak boleh melintas di jembatan ini, sehingga mobil harus mencari jalan alternatif dengan berputar ke arah Tegal Panjang menuju Desa Ridomanah baru ke Kecamatan Bojongmangu. Terlalu jauh berputarmya,” keluh warga. (Iwan Gunawan)

(Penulis: Iwan Gunawan/Editor: Mbayak Ginting)