Polres Tasikmalaya Gelar Istighosah Kubro Untuk Keselamatan Bangsa
Senin, 20 Februari 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 156 kali
Istighosah Kubro

TASIKMALAYA, Medikomonline.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan masyarakat Singaparna, khusuk mengikuti acara Istighosah Kubro bertemakan meningkatkan gairah kebersamaan dalam melaksanakan kehidupan berbangsa dan bernegara di Masjid Agung Baiturahman Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (9/2).

Istiqosah yang digagas Polres Tasikmalaya dipimpin oleh KH Zamzam Imanudin Lc MPd, Pimpinan Pondok Pesantren Qosrul Muhajirin Badakpaeh Singaparna. Acara tersebut dihadiri Bupati Tasikmalaya H Uu Ruzhanul Ulum, Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Drs H Abdul Kodir MPd, para Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, unsur Muspida Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, dan mampu meningkatkan ukhuwah Islamiah, serta berani menerima perbedaan. “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, mari kita hormati perbedaan, mari kita jaga falsafah Bhineka Tunggal Ika,” tandas Bupati.

Menurutnya, umat Islam telah berperan besar pada kemerdekaan Indonesia, namun demikian tidak berarti harus melupakan umat lain yang beda keyakinan, karena  para pendiri Negara sudah membuat falsafah negara kita yaitu Bhineka Tunggal Ika.

Dikatakan Bupati, semua elemen masyarakat harus siap beda karena dengan siapnya perbedaan dapat menciptakan kebersamaan, karena masyarakat mempunyai perbedaan keinginan, warna kulitnya, partai politiknya, bahkan agamanya. “Manusia diciptaan Allah SWT dengan berbagai perbedaan, dari warna kulit, karakter, ras, suku, bangsa, dan agama. Kalau kita tidak siap beda berarti kita tidak siap bersama,” jelas Bupati.

Bupati juga menyoroti pentingnya keamanan dan kondusifitas di lingkungan masyarakat yang seharusnya menjadi tanggungjawab bersama. “Keamanan itu bukan hanya tugas kepolisian saja, tetapi harus diikuti dengan peran aktif masyarakat sesuai dengan kapasitasnya masing-masing, sehingga pemerintah dapat menjalankan fungsinya dengan baik dalam menjalankan pembangunan dan memberikan layanan prima kepada masyarakat,“ ucap Bupati.

Bupati Tasikmalaya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk tidak terjebak pada egoisme ormas, egoism partai politik, egoism kelompok, dan tidak mudah diadu domba. Adanya egoisme kelompok karena akan mengakibatkan perpecahan yang akan menuju pada kehancuran.

Pada bagian akhir sambutannya, Bupati mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang akan membangun Islamic Center yang dilengkapi dengan Asrama Haji, dan gedung serbaguna, dengan memanfaatkan sumbangan berupa infaq dari seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Tasikmalaya. Bupati berharap sarana tersebut dapat segera terwujud karena akan menjadi pusat syiar Islam di Kabupaten Tasikmalaya

Terkait pelaksanaan istighosah, Sekretaris Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) DR KH Edeng Zainal Mutaqin mengatakan, istighosah dapat dijadikan perubahan sikap mental umat muslim ke arah yang lebih baik, terutama dalam menyikapi kondisi bangsa Indonesia saat ini. “Setiap permasalahan bangsa dapat dijadikan pelajaran yang berharga untuk menghadapi kehidupan yang lebih baik,” ujar Edeng.

(Penulis: a. cucu/Editor; mbayak ginting)