Proyek Dinas SDA Jabar Rehabilitasi Bendung Cibogo Cijangkelok Cepat Rusak
Senin, 09 Oktober 2017 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 48 kali
Kerangka besi bendung yang dicor dengan adukan semen, kini kerangka besi sudah tampak telanjang karena lapisan cor semen sudah terkikis.

BANDUNG, Medikomonline.com - Pelaksanaan pekerjaan DI. Cijangkelok Paket 1. Rehabilitasi Bendung Cibogo/Cijangkelok oleh Dinas Dinas Sumber Daya Air Jabar diduga terjadi penyimpangan dengan indikasi kerusakan bendung begitu cepat terjadi. Ketua Umum Konsorsium Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Furqon Mujahid kepada Medikom, Jumat (6/10) mengatakan, hasil Rehabilitasi Bendung Cibogo/Cijangkelok tahun 2015 yang menghabiskan anggaran Rp7,9 miliar begitu cepat rusak.

“Hal ini terlihat pada bagian kerangka besi bendung yang dicor dengan adukan semen, kini kerangka besi sudah tampak telanjang karena lapisan cor semen sudah terkikis. Jika kerangka besi bendung terus dibiarkan terurai dialiri air, maka bendung akan semakin cepat rusak,” kata Mujahid.

Lanjut Mujahid, untuk mengungkap penyebab teknis kerusakan Bendung Cibogo/Cijangkelok yang dikerjakan oleh PT. Serena Abadi ini, diperlukan penyelidikan yang komprehensif oleh lembaga yang berkompeten.“Pejabat Dinas Dinas Sumber Daya Air Jabar dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung serta kontraktor PT. Serena Abadi harus bertanggung jawab atas kerusakan bendung tersebut,” ujarnya.  

Menurut Mujahid, dalam perencanaan anggaran untuk pelaksanaan Rehabilitasi Bendung Cibogo/Cijangkelok tentu bertujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat petani, khususnya untuk pengairan pertanian. “Jika kondisi bendung sudah rusak seperti ini, artinya pejabat Dinas Dinas Sumber Daya Air Jabar tidak berkomitmen melaksanakan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Mujahid, DPRD Jabar harus meningkatkan pengawasan penggunaan anggaran APBD Jabar serta menegur pejabat Dinas Sumber Daya Air Jabar.

(Penulis: TIM)