Ribuan Siswa SMKN 1 Garut Doakan Amih yang Digugat Anak Kandung Rp1,8 Miliar
Sabtu, 01 April 2017 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 63 kali
Ribuan siswa SMKN 1 Garut duduk beralaskan karpet menggelar doa bersama bagi Siti Rokayah (83) alias Amih.

GARUT, Medikomonline.com  - Ribuan   siswa, guru dan staf  SMK Negeri 1 Garut  duduk beralaskan karpet  menggelar doa bersama bagi Siti Rokayah (83) alias Amih  yang saat ini tengah menghadapi gugatan Rp1,8 miliar oleh anak kandungnya sendiri  dan menantunya, Yani Suryani dan Handoyo Adianto. Doa bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah  SMK Negeri 1 1 H Dadang Johar, Jum'at (31/3/2017).

 Menurut Dadang, doa bersama untuk Amih, ibu yang usinya sudah memasuki lansia sengaja digelar oleh guru bersama seluruh siswa SMKN 1 Garut. Ini bentuk dukungan moril bagi ibu kandung yang sedang digugat.

Bahkan dirinya tidak tanggung-tanggung, untuk terus memberikan semangat pada Amih. "Semoga dengan adanya doa dari para siswa, kesulitan yang tengah dihadapi keluarga Amih bisa segera diselesaikan,” ungkap Dadang.

Salah satu siswa, Salman Faira  mengatakan, “Kami miris  mendengar  ada anak  menggugat ibu kandungnya sendiri  senilai Rp1,8 miliar, lantaran utang piutang senilai Rp20 juta. Seharusnya sebagai anak kandung semestinya membantu dan dapat membahagiakan ibu kandung sendiri.”

Bayangkan kata Faira, selama sembilan bulan ibu mengandung serta setelah melahirkan, merawat dengan ketulusannya. Namun apa yang saat ini menimpa Amih, ternyata pengorbanannya selama mengurus sejak kecil atau masih dalam kandungan, dibalas dengan gugatan. Ibarat air susu dibalas air tuba. Saat siswa   mendengarkan tausyiah, sesak tangis mewarnai kegiatan doa bersama tersebut.

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)