Seorang Nenek Tewas Dalam Kebakaran, Camat Kadungora Beri Bantuan
Selasa, 14 Agustus 2018 | 3 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 116 kali
Camat Kadungora H Dudung (kanan) memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Kampung Bojong Salam, Desa Karang Tengah. (Foto: Engkus/Medikomonline)

GARUT, Medikom – Pada musim kemarau panjang ini, empat rumah di Kampung Bojong Salam, Desa Karang Tengah, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut terbakar, Senin malam (13/8/2018) pukul 10.30 WIB.  Kebakaran ini mengakibatkan seorang korban tewas, yakni pemilik rumah panggung bernama  Ma Emmu (80) yang sudah pikun. 

Korban ditemukan oleh Ebit (40) dengan keadaan  tertimbun runtuhan  rumah panggung dan barang lainnya. Menurut Ebit, api berasal dari rumah korban sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah melihat kobaran api, warga berupaya memadamkan api dengan peralatan air seadanya.

Sekitar  satu jam kemudian  mobil pemadam kebakaran dari Garut  tiba di lokasi. “Untung mobil kebakaran cepat dating, kalau terlambat  kemungkinan rumah di Kampung Bojong Salam ini terbakar semua karena selain rumah penduduk yang padat juga waktu itu angin kencang,” ungkap Ebit.

Camat Kadungora H Dudung memberikan bantuan kepada korban kebakaran. Ditemui di tempat kejadian kebakaran, Dudung  mengatakan, kebakaran ini menghabiskan 4 rumah dan menewaskan satu orang korban.

Api diperkirakan dari korsleting listrik. Kerugian diperkirakan Rp200 juta lebih. “Kami turut bela sungkawa kepada korban sedalam-dalamnya. Semoga korban diterima Iman Islamnya dan keluaga korban diberi ketabahan,” kata Dudung.

Camat Kadungora menghimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati di musin kemarau ini ,dengan cara  memeriksa dan mematikan api kompor dan sumber api lainnya. “Seperti menyalakan obat nyamuk di  malam hari harus hati-hati dan menjauhkan benda mudah terbakar. Dan memeriksa kabel-kabel yang terhubung ke stop kontak aliran listrik,” ungkap Camat.  

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)