A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Terkait Aksi Teror Bom, Ribuan Warga Indramayu Gelar Aksi Keprihatinan 
Rabu, 16 Mei 2018 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Ribuan warga Kabupaten Indramayu menggelar aksi keprihatinan atas terjadinya teror bom. (Foto: Yonif)

INDRAMAYU,  Medikomonline.com  - Bertempat di Tugu Perjuangan Kota Mangga Indramayu, Selasa Malam (15/5/2018), ribuan warga Kabupaten Indramayu menggelar aksi keprihatinan atas terjadinya teror bom yang melanda tiga gereja dan Mapolresta Surabaya, Jawa Timur. 

Aksi keprihatinan yang diprakarsai ormas PP Indramayu itu dilakukan dengan menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama di Tugu Perjuangan Kabupaten Indramayu. 

Karyana Tukul selaku Korlap Aksi Keprihatinan 1000 lilin, mengungkapkan, aksi tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indramayu bersimpati terhadap para korban tak berdosa akibat tragedi bom Surabaya.

Selain itu, aksi tersebut menunjukkan masyarakat Indramayu tidak takut terhadap para teroris.  "Tidak ada satupun ajaran agama yang mengajarkan aksi terorisme," kata Karyana.

Karyana pun mengajak para peserta aksi untuk menggunakan media sosial (medsos) secara bijak dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan hoax. Peserta aksi juga diminta tidak menyebarluaskan foto-foto tragedi bom. "Itu salah satu cara melawan teroris", tandasnya.

Dalam perkembangan yang sama anggota Komisi V DPR RI H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST yang hadir dalam aksi itu mengungkapkan, aksi tersebut menunjukkan anak-anak muda Indramayu memiliki empati dan simpati yang tinggi terhadap para korban tragedi bom Surabaya. "Anak-anak muda Indramayu tidak takut menghadapi aksi teror," tegas Daniel.

Daniel mengungkapkan, tidak ada agama yang mengajarkan kebencian, apalagi agama Islam. Islam itu Rahmatan Lil'alamin. Rahmat bagi seluruh alam,” tegasnya.

(Penulis: Yonif/Editor: Mbayak Ginting)