Terkait Kematian Tahanan Polres Cirebon, Polda Jabar Tindak Jika Ada Kelalaian
Kamis, 18 Januari 2018 | 5 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 182 kali
Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto (foto: mbayak ginting/medikomonline)

BANDUNG, Medikomonline.com – Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto menegaskan, Polda Jabar akan melakukan penindakan kepada aparat kepolisian di Polres Cirebon apabila ada ditemukan kelalailan atau indikasi pelanggaran terkait kematian tahanan Polres Cirebon, Arif Rahman, pada Rabu (3/1/2018) lalu.

“Di dalam pengawasan internal, apabila ada indikasi atau ada pelanggaran atau kelalaian tentu akan ada tindakan,” kata Kabid Humas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto kepada Medikomonline di sela konferensi pers di halaman Polda Jabar, Rabu (17/1/2018).

Untuk menindaklanjuti kasus kematian tahanan Polres Cirebon ini, Hari mengatakan, Polda Jabar akan mengecek kasus tersebut ke Propam Polres Cirebon.

Sementara Ketua Umum DPP LSM Somasi Golden Siburian SH yang merasa prihatin atas kasus yang menimpa korban Arif Rahman mendatangi nenek korban di kediamannya di Kabupaten Cirebon, Senin (15/1/2018). “Pihak dari keluarga (nenek korban-red) titip pesan kepada Ketua Umum LSM Somasi , tolong pak kasus ini dibuka biar terang benderang,” ujar Golden kepada Medikomonline di Bandung, Selasa (16/1/2018).

Untuk itu kata Golden, pihak LSM Somasi meminta kepada aparat kepolisian dan Komnas HAM membuka secara terang benderang  kasus kematian tahanan Polres Cirebon (Arif Rahman-red) supaya masyrakat tidak bertanya-tanya.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua Dewan Koordinasi Daerah Kabupaten Cirebon Indonesia Crisis Center (ICC) Aceng Sudaman SH dan Sekretaris ICC Wartono. “Kami minta Kapolres (Cirebon-red) dan Kasat Reksrim untuk mengusut tuntas dan bertanggung jawab atas kematian (Arif Rahman-red) itu,” kata Wartono kepada Medikomonline melalui sambungan telepon seluler pada hari Rabu (17/1/2018).   

(Penulis: IthinK)