Wali Kota Depok Pimpin Pemusnahan Miras
Selasa, 30 Mei 2017 | 6 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 159 kali
Pemusnahan minuman beralkohol menjelang bulan suci Ramadan

DEPOK, Medikomonline.com – Pemerintah Kota Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja, Polresta Depok, Kodim 0508/Depok dan unsur Muspida lainnya melakukan pemusnahan minuman beralkohol menjelang bulan suci Ramadan 1438 H di area parkir Balaikota Depok, Jumat (26/5/2017).

   "Sebuah bentuk komitmen tim terpadu ketertiban dari Polisi Pamong Praja, Polresta Depok, Kodim, Kejari serta BNK Depok telah melaksanakan tugasnya dari Januari hingga Mei 2017 menyita 3.402 botol minuman beralkohol di 11 kecamatan,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad.

   Ditambahkannya minuman beralkohol ini ada yang berharga Rp 4 - Rp 5 juta dan bahkan ada yang lebih dari itu, termasuk kuantitas dari minuman oplosan.

   “Untuk itu tempat tempat hiburan diimbau untuk menghormati bagi yang sedang menjalankan ibadah puasa, termasuk warung maupun rumah makan,” jelasnya.

   Dikatakannya kegiatan pemusnahan ini dilaksanakan demi mensterilkan kota Depok terhadap peredaran miras dan utamanya untuk menghormati umat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa. "Saya selaku Pemerintah Kota Depok ingin selama bulan Ramadan ini bebas dari miras dan untuk waktu berikutnya kegiatan semacam ini akan terus digalakkan,” jelasnya lagi.

   Dari informasi yang didapatkan minuman beralkohol ini selain dijual secara illegal, ada pula suatu tempat sebagai penumpukan dan hanya merupakan transit saja.

   Sementara itu Dudy Miraz Kasatpol PP Kota Depok mengatakan penangnan masalah tersebut berdasarkan Perda No 6 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol dan Perda No 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

   “Mengingat di Perda menyatakakan minuman beralkohol (mikol), seyogianya demikian penyebutannya, bukan minuman keras (miras),” jelas Dudy.

   Dijelaskannya dari hasil operasi terpadu mulai Januari hingga Mei 2017 telah disita 3.402 botol minuman beralkohol yang terdiri dari 1.585 botol dari Satuan Polisi Pamong Praja dan 1.817 botol gabungan dari Polresta dan Polsek Polsek di kota Depok.

   “Di pertengahan bulan Mei 2017 Satpol PP Depok melakukan operasi penertiban di suatu tempat dan telah menyita 450 botol minuman beralkohol dari berbagai tipe dan merk dengan kadar alkohol di atas 45%. Untuk itu diharapkan kerja sama yang sudah terjalin dengan baik selama ini dari segala lini untuk lebih ditingkatkan menjadikan kota Depok Unggul, Nyaman serta Religius," pungkasnya.

   Hadir di acara tersebut Kapolresta Depok, Dandim 0508/Depok, BNNK, Polisi Militer, Kostrad, Kejari Depok serta perwakilan dari Forkabi, FBR, MUI dan tokoh masyarakat Kota Depok.

(Penulis: Lucy/Editor: Dadan)