Warga Mengeluh Jalan Penghubung Empat Desa di Kabupaten Garut Rusak Parah
Sabtu, 09 Maret 2019 | 14 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 116 kali
Jalan penghubung Desa Cangkuang, Neglasari, Cikembulan, dan Kadungora di Kabupaten Garut rusak parah, berlubang dan seperti kolam. (Foto: Engkus)

GARUT, medikomonline - Jalan penghubung empat  desa, yaitu Desa Cangkuang Kecamatan Leles, Desa Neglasari,  Desa Cikembulan, dan Desa Kadungora Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut kondisinya memprihatinkan. Pasalnya jalan sepanjang tiga kilo meter ini, kini kondisinya sudah rusak parah. Aspalnya sudah terkelupas.
Apalagi kalau sudah turun hujan, pengendara sepeda motor yang melintas harus ekstra hati-hati, selalu mencari sisi pinggir jalan karena di bagian tengah jalan berlubang dan  berair .

Sekretaris Desa Cikembulan, Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut Dikdik H ditemui Jumat (8/3/2019)  mengatakan, jalan Kabupaten Garut yang menghubungkan empat desa ini hampir tiga tahun belum diperbaiki.

Padahal setiap Musrenbang selalu diusulkan kepada dinas terkait, tapi sampai saat ini jalan tersebut belum ada perbaikan. “Kepada dinas terkait mohon segera jalan yang menghungkan empat desa ini segera diperbaiki. Di hari  libur, kendaraan roda empat dan roda dua yang akan mengunjungi Taman Satwa Cikembulan melewati jalan ini,” katanya.

Teguh, warga Kampung  Cikijing, Desa Neglasari mengtakan, kondisi jalan kabupaten yang mengubungkan empat desa tersebut sangat parah sekali dan  menyulitkan aktivitas transportasi masyarakat serta mengancam lumpuhnya roda perokonomian.

“Kondisi jalan rusak seperti ini sudah cukup lama, sehingga tidak hanya menyulitkan masyarakat melainkan sangat membahayakan bagi pengendara, terutama di musim hujan sekarang ini,” kata Teguh.

“Berharap kepada dinas terkait  segera memperbaiki jalan tersebut karena  sangat dibutuhkan masyarakat untuk kelancaran berbagai aktivitas masyarakat dan para pelajar di wilayah tersebut,” ungkap Teguh.

Pengendra  sepeda motor sering terjatuh karena jalannya berlubang dan aspalnya terkelupas. “Pejabat dan anggota DPRD Garut sering melintas  jalan ini, tetapi tidak niat memperbaiki,” jelas Asep, warga Desa Neglasari Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut.

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting )