Pembahasan Perlunya Hidup Sehat dan Lingkungan Bersih Terhindar dari Limbah
Sabtu, 29 Desember 2018 | 20 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 23 kali
Pembahasan perlunya hidup sehat bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Distarkim, Kamis (27/12/2018). Disepakati akan diberlakukannya Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di wilayah-wilayah tertentu di Purwakarta

PURWAKARTA, medikomonline.com - Ketua Pansus C DPRD Kabupaten Purwakarta Darminta bersama Wakil H. Komarudin dan Anggota Ragil S, mengundang dan melakukan pembahasan bersama Dinas Lingkungan Hidup, Distarkim. Darmita dan Anggota lain sepakat dengan akan diberlakukannya Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di wilayah-wilayah tertentu di Purwakarta, Kamis (27/12/2018).

Keseriusan Kerja Pansus C ini terbukti dengan melakukan pembahasan bersama Lingkungan Hidup dan juga Distarkim di ruang komisi DPRD Purwakarta. Hadir dalam agenda pembahasan dari Lingkungan Hidup dan Distarkim yang diwakili oleh Kabid Perkim Rian dalam melakukan pembahasan rancangan untuk dibuatkan Perda ke depannya.

Pansus C bersama Dinas terkait akan menetapkan di wilayah-wilayah tertentu akan diberlakukan KTR, bertujuan untuk melindungi masyarakat dari asap rokok dan bahaya rokok, juga membiasakan hidup tanpa rokok, guna menekan pada generasi muda dan masyarakat luas untuk tidak merokok.

“Membiasakan hidup sehat dengan lingkungan sehat yang terhindar dari asap rokok dan rokok itu sendiri dapat merugikan kesehatan baik si perokok itu sendiri secara langsung atau si perokok pasif atau masyarakat yang berada di ruangan di mana banyak orang merokok,” ujarnya.

Sementara dalam waktu bersamaan Pansus C DPRD Kabuapaten Purwakarta mengundang Distarkim yang diwakili oleh Kabid Perkim melakukan pembahasan terkait dengan limbah domestik. Bersumber dari perumahan yang harus diselesaikan dan bagaimana cara menanganinya. 

Penanggulangan Limbah Domestik khusus air perumahan harus ada, dalam perencanaan perumahan ke depan semestinya sudah disiapkan tempat khusus menampung limbah air, dengan melakukan pembangunan kolam kolam penyaringan air limbah guna menetralisir agar tidak merusak ataupun membunuh habitat air.

Hal ini diungkapkan Darminta terkait dengan berbagai macam pencemaran di lingkungan, limbah udara/polusi udara, pencemaran air limbah, dan yang lainnya. Hari ini dilakuakn pembahasan bersama dengan Dinas terkait dalam mencari solusi bagaimana agar semua permasalahan yang ada sekarang ini bisa terselesaikan bersama-sama.

“Pembahasan secara keseluruhan masih belum selesai dan akan dilakukan pembahasan dalam pertemuan berikutnya, dengan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Tata Ruang dan Permukiman.  Tetapai pada dasarnya pihak dinas terkait menyambut baik gagasan tersebut,” ujar Darminta.

“Kasawan Tanpa Rokok hari ini telah selesai dilakukan pembahasan, pihak DPRD dan Dinas terkait menghasilkan Satu Perda KTR yang kerangka pembahasannya telah selesai hari ini. Akan diberlakukan setelah diparipurnakan,” tegasnya.

((Adv))