Puskesmas Cimahi Masih Kekurangan Tenaga Medis
Rabu, 15 Februari 2017 | 1 Tahun yang lalu | Di baca sebanyak 310 kali
Dinas Kesehatan Kota Cimahi mengakui saat ini masih kekurangan tenaga medis

 

CIMAHI, Medikomonline.com - Dinas Kesehatan Kota Cimahi mengakui saat ini masih kekurangan tenaga medis seperti bidan, apoteker dan perawat. Mereka sejatinya, bisa bekerja di setiap puskesmas yang jumlahnya di Cimahi sudah mencapai 13 puskesmas.

    Staf kepegawai dan umum Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Deti Komalasari mengungkapkan, idealnya di setiap Puskesmas yang ada memiliki satu apoteker, maka setidaknya dibutuhkan 10 apoteker lagi karena jumlah apoteker yang ada saat ini hanya tiga orang.

    "Jumlah apoteker saat ini hanya 3 orang, perawat berjumlah 44 orang dan bidan berjumlah 49 orang. Harusnya setiap puskesmas ada seorang apoteker. Lalu perawat perpuskesmas lima orang dan bidan empat orang," katanya, kepada pewarta, belum lama ini.

    Kekuranganpun terjadi untuk bidan yang idealnya disetiap puskesmas ada empat orang. Sedangkan untuk perawat, Puskesmas yang ada di Cimahi memerlukan setidaknya 21 orang. Saat ini, tenaga perawat yang ada digenjot kerja ekstra tanpa pembagian shift.

    Meski tenaga medis bidan, apoteker dan perawat kurang, untuk jumlah dokter di Kota Cimahi sudah memenuhi. Setidaknya ada 47 orang dokter umum, 21 orang dokter gigi dan 2 orang dokter spesialis. Apabila melihat Peraturan Menteri Kesehatan No 30/2014, jumlah dokter yang ada di Cimahi sudah terpenuhi.

    "Setiap puskesmas tetap harus memenuhi jumlah dokter. Ada empat orang dokter untuk Puskesmas yang siaga," ucapnya.

                Kondisi berbeda ada di RSUD Cibabat. Rumah sakit regional tipe B, yang tidak hanya memberikan pelayanan untuk masyarakat Kota Cimahi tetapi juga masyarakat dari daerah lainnya ini melakukan penambahan tenaga medis.

(Penulis:Ganda Tb)