A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Anggota DPR H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST: Teroris Musuh Semua Umat Beragama 
Senin, 14 Mei 2018 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Anggota DPR H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST

INDRAMAYU, Medikomonline.com  -  Terjadinya ledakan bom yang dilakukan oleh teroris di tiga gereja di Surabaya pada Minggu (13/05/2018) menimbulkan luka mendalam bagi bangsa dan negara yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan keberadaban. 

Rangkaian pengeboman oleh teroris biadab itu menunjukkan kepada kita semua bahwa radikalisme dan terorisme terus mengancam kehidupan bangsa Indonesia. 

Terorisme dengan dalih apapun, apalagi mengatasnamakan agama, jelas-jelas telah merusak nilai-nilai luhur agama itu sendiri. Teroris adalah musuh bersama bangsa ini,  teroris adalah musuh semua umat beragama,  bahkan teroris adalah musuh bagi kemanusiaan.

Dengan telah terjadinya peristiwa pengeboman terhadap tiga gereja di Surabaya yang mengakibatkan jatuh korban tersebut, H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST selaku Anggota DPR-RI, yang juga  fungsionaris Partai Golkar dan selaku anak bangsa mengecam dan mengutuk keras pelaku tindakan terorisme berupa pengeboman di beberapa gereja di Subabaya-Jawa Timur yang terjadi pada hari Minggu (13/05/2018). 

Apapun alasan dan motif di balik peristiwa tragis tersebut, jelas-jelas tidak dapat dibenarkan. Politisi Partai Golkar asal Indramayu itu menyampaikam turut berduka cita dan rasa bela sungkawa yang se dalam-dalamnya atas jatuhnya korban dalam peristiwa tersebut, baik korban meninggal dunia maupun korban luka-luka. 

“Kepada keluarga korban semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Mendukung segala upaya dan langkah-langkah aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas peristiwa tersebut,” kata Daniel. 

Pria dengan sebutan DMS juga menyatakan, “Kita sebagai Bangsa Indonesia tidak takut terhadap teroris dan kita tidak boleh kalah dengan terorisme. Mari bersama-sama bahu membahu mencegah, menangkal, mengantisipasi segala bentuk tindak kekerasan dan terorisme dengan menjaga keluarga, lingkungan dan masyarakat kita dari pengaruh negatif gerakan yang mengatasnamakan apapun, jika gerakan itu menggunakan cara-cara kekerasan, teror dan radikal yang dapat merusak serta memporak porandakan sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara Indonesia.”

DMS juga meminta pemerintah untuk melakukan langkah-langkah cepat dan tepat untuk menuntaskan persoalan radikalisme dan terorisme agar tidak tumbuh subur dan berkembang di Indonesia. “Bersihkan Indonesia dari radikalisme dan terorisme,” ujarnya.

(Penulis: Yonif/Editor: Mbayak Ginting)