A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Bendera Merah Putih Buatan Leles  Tersebar di Seluruh Indonesia
Selasa, 24 Juli 2018 | 4 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Karyawan H Encep terlihat sibuk menjahit Bendera Merah Putih dan umbul-umbul di Kampung Sayuran, Desa Haruman, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut. (Foto: Engkus/Medikomonline)

GARUT, Medikomonline.com - Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17  Agustus, pengerajin Bendera Merah Putih sibuk menjahit bendera. Salah satunya Kampung Sayuran, Desa  Haruman,  Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang sudah dijuluki sebagai Kampung Bendera  sejak tahun 1970. Mayoritas warganya sudah turun tumurun menjadi pengerajin Bendera Merah Putih dan umbul-umbul serta aksesoris lainnya.

Salah satu pengerajin bendera dan sekaligus pemilik grosir bendera di Kampung Sayuran yaitu H Encep.   Karyawannya terlihat sibuk menjahit Bendera Merah Putih dan umbul umbul, Minggu (23/7/2018). Sebagian lagi  mengepak bendera yang sudah selesai dijahit dan langsung diantar ke pemesan. 

Menurut Encep, setiap tahunnya  menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus, pihaknya mulai memproduksi Bendera Merah Putih dan umbul-umbul berbagai ukuran  sejak bulan April 2018. Bendera ini didikerjakan oleh 20 orang karyawannya.

“Selain itu juga kami punya pedagang sebanyak 200 orang yang sudah berangkat (berdagang-red). Penjualan bendera tidak hanya dilakukan di daerah Jawa Barat saja,  melainkan merambah ke seluruh kota besar se-Indonesia, Sabang sampai Meroke,” kata Encep.

Ditambahkan Encep, Bendera Merah Putih dan umbul-umbul buatan Leles selain ungul dari sisi kreasi, pola pembuatannya juga terbilang seragam dalam ukuran dan bentuknya telah memiliki ciri khas tersendiri.

“Bendera atau umbul-umbul dan  baliho khas Leles tidak akan bisa ditiru  pembuatannya oleh daerah lain,” ungkap H Encep.  

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)