A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: controllers/Home.php

Line Number: 45

Backtrace:

File: /home/medikomo/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 45
Function: _error_handler

File: /home/medikomo/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Dukung Jabar Juara Lahir Batin, Inggris Luncurkan English for Indonesia 
Jumat, 28 September 2018 | 23 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 1 kali
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bertemu dengan Dubes Inggris untuk Indonesia Mr Moazzam Malik di Gedung Sate, Kota Bandung. (Foto: Ist/Hms Jbr)

BANDUNG, Medikomonline.com - Pemerintah Inggris dan para pelaku bisnisnya mendukung visi misi Jawa Barat Juara Lahir Batin di bawah pemerintahan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Hal ini disampaikan Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Mr Moazzam Malik.

"Saya senang sekali seorang dengan visi misi yang bagus untuk Jabar akan memimpin masa depan Jabar," ujar Malik, usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (27/9/2018).

Selain infrastruktur, ada dua isu krusial lain yang dibahas Gubernur Emil dan Dubes Malik dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 60 menit tersebut, yaitu pelatihan Bahasa Inggris untuk para ulama dan e-procurement.

Kedutaan Besar Inggris di Indonesia akan meluncurkan kampanye English for Indonesia minggu depan. Hal ini sejalan dengan program pelatihan Bahasa Inggris yang akan diberikan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat kepada para ulama.

"Minggu depan kami akan meluncurkan kampanye English for Indonesia. Harapannya untuk melibatkan Jawa Barat dan ada diskusi bagaimana cara mendukung usaha pengajaran Bahasa Inggris untuk para santri dan ulama juga," ungkap Malik.

Sementara untuk e-procurement, Inggris akan membagi pengalamannya kepada Jawa Barat di bidang pengadaan barang dan jasa elektronik ini. Tujuannya sebagai salah satu langkah pengendalian risiko korupsi.

"Jadi untuk membagi pengalaman Inggris di bidang procurement secara online atau digital untuk mengendalikan risiko-risiko korupsi. Tapi juga untuk memastikan value from money untuk tax pay," jelas Dubes Malik.

Gubernur Emil menuturkan, bahwa program pelatihan Bahasa Inggris untuk ulama ini merupakan bagian dari program English for Indonesia yang digelar Kedutaan Besar Inggris. Para ulama yang mengikuti program ini pun ada kemungkinan dikirim ke Inggris untuk berdakwah di sana.

"English for Indonesia ya ada macam-macam. Tapi yang mungkin yang paling akan menjadi perhatian publik adalah pelatihan Bahasa Inggris ulama, ada kemungkinan ulamanya juga dikirim ke Inggris," tutur Emil.

Sementara untuk kerjasama e-procurement, kata Emil, akan mencakup skala yang lebih luas atau global. Jadi, nantinya Jabar akan memanfaatkan produk-produk dan teknologi yang dijual di e-katalog Inggris.

"Tidak hanya e-katalog yang ada di lokal tapi skala global, sehingga produk-produk Inggris dan teknologinya bisa kita beli langsung dengan asas yang baik, mudah, dan transparan," tukas Emil.

(Penulis: IthinK)