Forum Pers Independent Indonesia Gelar Mukernas I di Jakarta
Minggu, 03 Desember 2017 | 13 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 69 kali
Jajaran kepengurusan FPII Setwil Jabar Merry Panjaitan beserta pengurus menghadiri Mukernas FPII ke-1.

JAKARTA, Medikomonline.com - Ratusan Anggota dan Pengurus Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dari Sabang sampai Merauke yang terdiri dari jajaran Setnas, Presidium, Setwil, Korwil Kota dan Kabupaten se-Indonesia mendatangi D' Hotel yang berada di kawasan Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (1/12/17).

Kedatangan para pengurus FPII yang merupakan pemilik serta jurnalis yang aktif di berbagai media, baik cetak, elektronik, televisi dan mendia online tersebut dalam rangka menghadiri kegiatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) FPII ke-1 yang diselenggarakan mulai Jumat (1/12/17) hingga Minggu (3/12/2017).

Selain itu, hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya, Kapolri yang diwakili oleh Kepala Subbagian Opinev Bag Penum Divisi Humas Kepolisian Republik Indonesia, Danramil Setia Budi, Kesbangpol Provinsi DKI, perwakilan dari Pemerintah Provinsi DKI, perwakilan dari beberapa organisasi wartawan dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Presidium FPII Kasih Hati mengucapkan terima kasih kepada jajaran FPII dari seluruh Indonesia yang telah hadir dan kepada ketua panitia serta pihak yang telah mendukung hingga terlaksananya Mukernas FPII yang pertama ini.

Dikatakan Kasihhati, meskipun masih berusia seumur jagung, namun FPII memiliki integritas tinggi. "Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan dari TNI, Polri serta instansi pemerintahan, tokoh masyarakat dan organisasi wartawan lain agar FPII bisa diterima dan saling bersinergi," ungkap Kasih.

Ia juga menegaskan, kepada seluruh anggota yang telah tergabung dalam FPII agar menjadi jurnalis yang mempunyai integritas tinggi serta menjaga marwah FPII. "Saya selalu tekankan kepada semua anggota FPII agar menjadi jurnalis yang mempunyai integritas tinggi serta jiwa pejuang sejati, bukan pecundang sejati dan selalu menjaga marwah FPII," tegas Kasih yang akrab dengan sapaan Bunda.

Kasih Hati menjelaskan, FPII sejajar dengan Dewan Pers dan selaku penyeimbang. FPII lahir karena sering adanya kekerasan yang terjadi terhadap jurnalis yang tidak dapat terakomodir oleh Dewan Pers.

"Kami adalah penyeimbang dari Dewan Pers, kami FPII mau bersinergi dengan siapa saja. FPII lahir karena berbagai kekerasan yang diterima oleh para jurnalis selama ini dan kurang terakomodir oleh Dewan Pers. Karena itu, kami mendirikan FPII untuk mengakomodir teman-teman yang tidak terakomodir oleh Dewan Pers," tuturnya.

Kepala Subbagian Opinev Bag Penum Divisi Humas Kepolisian Republik Indonesia, AKBP  Zahwani Pandra Arsyad mengapresiasi dan menyambut baik atas kehadiran FPII. Menurutnya, dengan hadirnya pengurus dan anggota FPII dari sabang sampai merauke dalam kegiatan Mukernas ini membuktikan bahwa negara NKRI ini betul-betul hidup berdampingan secara damai.

"Dengan jumlah 450 ribu personil polri yang harus memberikan pelayanan kepada 200 juta orang, tidak mungkin bisa menjaga kesatuan NKRI tanpa bantuan dan kerjasama jurnalis," tutur AKBP Zahwani Pandra Arsyad saat meberikan sambutan.

Di samping itu, mantan Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti ini juga mengatakan, dengan adanya Undang-Undang Pokok Pers dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) saat ini, baik secara personal, lembaga, istitusi maupun instansi pemerintahan tidak bisa lagi untuk tidak memberikan jawaban apapun terkait informasi yang dapat dipercaya, partisispasi dan obyektif untuk disampaikan kepada masyarakat luas.

"Seperti yang disampaikan pimpinan kami, yaitu Bapak Kapolri dalam strategi kepolisian, salah satunya adalah strategi dibidang kehumasan bahwa setiap Anggota Polri harus memiliki kemampuan public relation dan kemampuan public speaking untuk memberikan penjelasan," ucapnya.
Dia juga mengajak agar terus menjaga persatuan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang pesta demokrasi di tahun 2018 dan 2019 mendatang. "Peran daripada media tentunya harus dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat serta bersatu padu dengan lembaga baik TNI, Polri dan Perintahan dalam membangun bangsa ini untuk menjadi lebih baik, aman, nyaman tentram dan damai," pungkasnya.

(Penulis: K Fauzi R/Editor: Mbayak Ginting)