Jokowi Sangka Bupati Purwakarta Arsitek Hingga Tanya Resep Pembangunan Purwakarta
Sabtu, 29 April 2017 | 11 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 198 kali
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menemani Presiden Jokowi pada peringatan Isra Miraj di Al-Hikammussalafiyah Cipulus

PURWAKARTA, Medikomonline.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bercerita, selama perjalanan menemani Presiden Joko Widodo atau yang biasa disapa Jokowi, Jokowi menanyakan konsep serta inisiator pembangunan di Purwakarta. Presiden Indonesia ke-7 tersebut langsung menanyakan siapa arsitekturnya.

Pertanyaan Jokowi sendiri, langsung ditanyakan kepada Dedi, ketika berkesempatan berkeliling Purwakarta sebelum menghadiri peringatan Isra Miraj di Al-Hikammussalafiyah Cipulus Desa Nagrog Kecamatan Wanayasa, Selasa (25/4/2017).

"Ya tadi saya disangka arsitek, tapi saya katakan saya lulusan hukum itupun kadang masuk kadang enggak," ungkap Dedi ketika ditanya oleh Jokowi.

Pertanyaan Jokowi pun bukan tanpa alasan, sebab menurut Jokowi sangat tertata dan terlihat karakter daerah di Purwakarta terutama arsitek gedung dan perkantoran. Belum lagi ruang publik taman yang indah dan tertata.

"Beliau terkesan dengan arsitektur dan tata kota Purwakarta. Dia tanya siapa inisiator tata kelola, saya jawab saya sendiri, makanya pak presiden sangka saya arsitektur," ujar Dedi.

Bukan hanya arsitektur bangunan, taman serta ruang publik pun tidak luput dari pertanyaan Jokowi, bahkan Jokowi  pun langsung meminta bagaimana mengelola anggaran, padahal sepengetahuan Jokowi Purwakarta APBDnya kecil.

Pertanyaan tersebut setelah mengetahui bahwa Pemkab Purwakarta fokus dalam pembangunan seperti infrastruktur jalan yang mulus,taman hingga memiliki air mancur. "Ya, saya ditanya apa resepnya. Saya jawab saya membangun tidak berdasarkan pagu, saya bekerja sesuaikan dengan skala prioritas maupun berdasarkan publik," ungkap Dedi.

Sehingga menurut Dedi, dengan menghapus system pagu dan menggunakan skala prioritas sehingga pembangunan di Purwakarta terbilang cukup pesat. "Ya beliau penasaran, Purwakarta jalannya cukup mulus, mampu bangun taman serta memiliki air mancur, ya saya katakan kita di sini gunakan skala prioritas," ungkap Dedi.

 

(Penulis: DAUP HERLAMBANG/DISKOMINFO)