MEDIKOMONLINE.COM -  Perum Jasa Tirta (PJT ) II masuk pada usia 50 tahun. Sejak berdiri 1957 sampai" /> medikomonline.com | Koran Mingguan Medikom
Perum Jasa Tirta Gelar Workshop dan Media Gathering
Selasa, 07 Maret 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 195 kali
Workshop & Media Gathering Perum Jasa Tirta II di Hotel Graha Vidya

PURWAKARTA, MEDIKOMONLINE.COM -  Perum Jasa Tirta (PJT ) II masuk pada usia 50 tahun. Sejak berdiri 1957 sampai 1967,  PJT II masih tetap bergerak di bidang pengelolaan  sumber daya Air. Hal ini disampaikan Direktur 1 PJT II Sumyana Sukandar pada acara Workshop & Media Gathering Perum Jasa Tirta II di Hotel Graha Vidya, Selasa (7/ 3/2017).

Perusahaan terkemuka di ASEAN dalam bidang pengelolaan sumber daya air ini, secara optimal dan efisien, efektif, inovatif dan berkelanjutan, menerapkan teknolagi tepat guna dan ramah lingkungan dalam pengembangan baru dan terbarukan.

Bidang PJT II selain pelistrikan, pengelolaan irigasi, usaha air baku, kepariwisataan, pengelolaan daerah aliran sugai, dan usaha lainnya, penataan dan pemanfaatan lahan dilakukan dengan cara sewa dalam waktu tertentu dan kerjasama usaha.

Berbagai cara dilakukan PJT II agar dapat bermaanfaat terhadap lingkungan. PJT II telah berkiprah dalam corporate social responsibility (CSR), berupa pembinaan usaha dan pemberian pinjaman lunak kepada usaha kecil.

PJT II juga memberikan bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan, dan pengembangan sarana dam prasarana umum, seperti tempat ibadah, kesehatan dan juga pelestarian alam.

“Sumber daya alam merupakan komponen yang ada di alam sekitar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar dapat bertahan hidup dan lebih sejahtera,” pungkas Sumyana.

Workshop dan Media Gathering Perum Jasa Tirta dilaksanakan di Hotel Graha Vidya, dihadiri para wartawan, baik wartawan lokal maupun ibu kota provinsi dan pusat. media cetak, elektronik juga televise. Hadir dalam acara ini, Direksi PJT II,  Pimpinan Redaksi Pikiran Rakyat Dr Eki Bahaki, Perhumas.

(Penulis: Daup Herlambang/Editor: Mbayak Ginting)