Presiden Jokowi Perintahkan BPN Keluarkan 1,2 Juta Sertifikat di Jawa Barat Tahun 2018
Selasa, 13 Maret 2018 | 6 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 123 kali
Presiden Jokowi menyerahkan 3.000 Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka. (Foto: Ist/Hms Jbr)

CIREBON, medikomonline.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada BPN untuk mengeluarkan 1.260.000 sertifikat tanah di seluruh Jawa Barat pada tahun 2018.

"Mudah-mudahan pada tahun 2023 seluruh tanah di Jawa Barat sudah bersertifikat," kata Soafyan Djalil ketika mendampingi Presiden Jokowi dalam penyerahan 3.000 Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka di The Radiant Hall, Gronggong Kabupaten Cirebon, Minggu (11/03/2018).

Sofyan Djalil menjelaskan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN akan menyerahkan 9.810 sertifikat, sisa pembagian 552.000 sertifikat yang terbit tahun 2017 di Jawa Barat. Sementara di Cirebon saat ini, dibagikan sebanyak 3.000 sertifikat. "Setelah selesai pembagian ini, sisa 6.810 akan mulai didistribusikan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) di masing-masing kabupaten/kota," terang Sofyan.

Sementara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Pusat yang hingga saat ini memberikan dukungan penuh terhadap upaya pengentasan kemiskinan di Jawa Barat.

"Dengan terus menggulirkan program pro rakyat, diantaranya adalah penyerahan 3.000 sertifikat tanah untuk warga masyarakat Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu," ungkap Gubernur Aher.

Gubernur berharap sertifikat yang diberikan bisa menghadirkan manfaat yang sebesar-besarnya untuk pembangunan Jawa Barat, dan pembangunan nasional secara keseluruhan.

Aher memandang, pembagian sertifikat tanah memiliki tujuan yang sangat baik. Dengan sertifikat yang dimiliki, masyarakat salah satunya berpeluang mengakses pembiayaan maupun bantuan keuangan dengan menjadikan sertifikat tanahnya sebagai agunan.

Selanjutnya pinjaman atau bantuan dari lembaga keuangan tentu diharap mampu menciptakan lapangan kewirausahaan yang membantu memajukan berbagai kegiatan perekonomian masyarakat. "Program ini sangat membantu pertumbuhan ekonomi Jawa Barat," katanya.

Gubernur Aher ikut mendampingi Presiden Jokowi ketika menyerahkan sebanyak 3.000 Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka.

(Penulis: IthinK)