Perguruan Pencak Silat Panca Bela Kembangkan Budaya Bangsa
Rabu, 14 Juni 2017 | 1 Tahun yang lalu | Di baca sebanyak 256 kali
Apih Helmi sedang memberikan pengarahan kepada para pesilat Perguruan Pencak Silat Panca Bela di Halaman Gedung Juang 45 usai kegiatan berlatih.

SUKABUMI, Medikomonline.com – Indonesia Negara besar kaya dengan berbagai budaya yang diakui Unisco. Berbagai budaya terus berkembang secara turun temurun dari genereasi ke generasi. Salah satunya yaitu seni bela diri pencak silat. Demikian diungkapkan oleh Guru Besar Perguruan Pencak Silat Panca Bela Drs HM Helmi Soetikno MM MBA.

   Mantan Direktur PDAM TBW Kota Sukabumi, yang akrab dipanggil Apih Helmi, usai melatih para pesilat Perguruan Pencak Silat Panca Bela di Halaman Gedung Juang 45 Jalan Veteran Kota Sukabumi, Minggu (4/6/2017) kepada Medikom mengungkapkan, pencak silat adalah budaya jati diri bangsa yang wajib dilestarikan dan dikembangkan. Terlebih harus diwariskan kepada generasi penerus bangsa, sehingga pencak silat yang diwariskan secara temurun dari nenek moyang bangsa ini, terus berkembang.

   Lanjutnya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menjungjung tinggi adat dan budayanya. Oleh karenanya, mengembangkan budaya termasuk mengembangkan pencak silat adalah suatu kewajiban dan tanggung jawab semua.

   Untuk itu ia bersama seluruh jajaran pengurus serta para pelatih Pergururuan Pencak Silat Panca Bela  akan terus berupaya melestarikan dan mengembangkan pencak silat, yang diwadahi melalui Perguruan Pencak Silat Panca Bela. “Alhamdulillah berkat kerja sama dari semua elemen, baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung kini anggota Panca Bela sudah lebih dari 800 anggota. Tentu hal itu suatu kebanggaan khususnya bagi saya secara pribadi maupun bagi Perguruan Pencak Silat Panca Bela,” tuturnya. 

   Melihat perkembangan pencak silat di Sukabumi terus meningkat Apih Helmi menilai Sukabumi adalah Kota Budaya, tidak sedikit perguruan pencak silat yang tumbuh dan berkembang di Sukabum, termasuk Panca Bela. Selain itu antusiasme warga masyarakat Sukabumi terhadap pencak silat juga cukup bagus. Hal itu terlihat dari terus meningkatnya minat masyarakat dari mulai anak-anak, dewasa hingga para orang tua, untuk mempelajari pencak silat.

   Tambah Apih Helmi, selama lebih kurang 7 tahun Perguruan Pencak Silat Panca Bela telah berkembang di Sukabumi, dan selama kurun waktu tersebut perguruan pencak silat  Panca Bela terus berkembang dengan berbagai prestasi.

   “Melihat hal itu, saya merasa bangga. Meskipun saya harus pulang pergi  Bogor Sukabumi untuk  melatih para generasi penerus bangsa ini, saya merasa cukup puas, karena Perguruan Pencak Silat Panca Bela di Sukabumi terlihat semakin berkembang dengan berbagai prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.

   Hal yang sama juga diungkapkan oleh Abah Ending, Ketua pengurus Perguruan Pencak Silat Panca Bela Cabang Sukabumi. Menurutnya, perkembangan pencak silat Panca Bela di Sukabumi  prospeknya cukup bagus. Terlebih sejak dilaksanakannya penyelenggaraan latihan di halaman Gedung Juang 45, peserta latihannya terus bertambah dari mulai jenjang anak-anak, hingga  tingkat kasepuhan. Setiap kali dilaksanakan latihan rata-rata 100 orang peserta. Namun dari jumlah tersebut, anak-anak usia dini yang masih duduk di bangku sekolah dasar lebih mendominasi.

   Sementara, dari bidang prestasi, Abah Ending, mengaku cukup bangga. Pasalnya, setiap kali ada event, Panca Bela selalu eksis untuk mengikutinya, baik kejuaraan di tingkat wilayah Sukabumi, tingkat provinsi, maupun Nasional serta event-event besar lainnya. Dari eksistensi tersebut Panca Bela selalu berhasil membawa piala/medali.

   “Dari prestasi-prestasi yang diraih para pesilat Panca Bela tersebut, selain menjadi sebuah kebanggaan, hal itu juga dapat menjadikan motivasi dan daya dorong bagi seluruh pesilat Perguruan Panca Bela untuk lebih berprestasi ke arah yang semakin baik,” pungkasnya.

(Penulis: Iyans/editor: Mbayak Ginting)