BPBD KBB Fasilitasi Warga Korban Longsor Cinangsi dengan PUPR
Jumat, 06 Oktober 2017 | 2 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 49 kali
Tampak Kepala Desa Karang Tanjung Rismawan, BPBD dan perwakilan dari Bidang Perumahan sedang melakukan musyawarah dengan para warga korban longsor Cinangsi di aula desa.

BANDUNG BARAT, Medikomonline.com – Hampir 3 tahun kejadian longsor di Kompleks Pepabri Cinangsi RT 04/02 Cililin berlalu. Namun penanganannya hingga kini belum juga selesai, baik relokasi 14 warga maupun rehab 11 rumah korban longsor yang terjadi pada bulan April 2015.

   Salah satu yang belum tuntas adalah pembangunan 14 unit hunian tetap (huntap) yang samapai saat ini belum diberikan kepada wraga karena belum ada air dan listrik.

   Melihat permasalahan tersebut Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi (RR) yang baru sekitar satu bulan menjabat Poniman SSos MSi segera melakukan koordinasi dengan semua pihak, termasuk dengan PLN dan Bidang Perumahan Dinas Kimrum. Dari hasil  koordinasi BPBD langsung melakukan musyawarah dengan para korban bencana Cinangsi di Desa Karang Tanjung Kecamatan Cililin, Rabu (20/9/2017).

   Poniman menegaskan untuk huntap relokasi yang 14 unit sudah dibangun, tinggal menyelesaikan kelengkapan huntapnya. Selama ini warga belum menerima huntap karena belum ada air dan listrik. “Warga sudah menerima, kita selesaikan sarana lainnya seperti air dan listrik yang rencananya akan didanai dari dana corporate social responcibility (CSR),” ujarnya.

   Masih menurut Poniman untuk rehab 11 rumah masih ada warga yang menolak karena meminta bantuannya berbentuk uang. Sedangkan dari dinas PUPR memberikan barang sesuai dengan aturan. “Bagi empat warga yang menolak kita masih menunggu hasil dari Kepala Desa Karangtanjung terkait warga yang menolak karena rehab merupakan ranah dari PUPR, BPBD hanya membantu memfasilitasi saja dengan para koraban,” ungkapnya.

(Penulis: K Fauzy R)