Banjir SMP Negeri 1 Leles, Bina Marga Jabar Abaikan Permohonan Pembuatan Gorong-Gorong
Sabtu, 01 April 2017 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 167 kali
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Leles Drs Sarip Noroni MPd

GARUT, Medikomonline.com - Setiap turun  hujan di Kecamatan Leles Kabupaten Garut  mengakibatkan  sebagian halaman rumah dan jalan di  Kecamatan Leles  terendam banjir. Selain itu juga, halaman sekolah dan ruangan kelas pun teremdam air banjir.

Salah satu sekolah yang terdampak banjir  adalah SMP Negeri 1  Leles. Para pelajar yang datang ke sekolah bukannya belajar, melainkan disibukkan dengan mengevakuasi peralatan sekolah termasuk buku-buku pelajaran.

Asep Tarsono SPd ditemui di kantornya  Jumat ( 31/3) 2017  mengakui, setiap turun hujan, banjir disertai lumpur bercampur kerikil  dan sampah dari Jalan Raya  Leles tumpah ke halaman sekolah SMP Negeri 1  Leles. “Bahkan lapangan olahraga serta beberapa ruang kelas, ruang guru termasuk ruang kepala sekolah terendam banjir bercampur lumpur,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Leles Drs Sarip Noroni MPd mengatakan, air banjir masuk ke halaman sekolah disebabkan letak sekolah berada lebih rendah dari Jalan Raya Leles  dan  tidak adanya saluran air atau  gorong gorong untuk  saluran air banjir. “Kalau ada gorong-gorong air, banjir tidak akan masuk ke halaman sekolah,” katanya.

Pihak sekolah dari tahun 2014 sudah  mengirim  surat permohonan pembuatan saluran air atau gorong-gorong sepanjang 80 meter  ke Balai Pengelolaan Jalan Wilayah IV Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat di Sumedang. “Tapi sampai saat ini belum ada realisasinya. Kalau ini dibiarkan terus bisa merusak bangunan sekolah,” ungkapnya. Jalan Raya Leles merupakan Jalan Provinsi yang pengelolaannya berada di bawah Balai Pengelolaan Jalan Wilayah IV yang berkantor di Sumedang.

(Penulis: Engkus/Editor: Mbayak Ginting)