Banyak Petinggi Negeri Kagumi Dedi Mulyadi
Senin, 27 November 2017 | 18 Hari yang lalu | Di baca sebanyak 21 kali
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi

PURWAKARTA, Medikomonline.comBanyak terobosan yang dilakukan Pemkab Purwakarta dalam pembangunan di berbagai segi. Oleh karena itu, tak sedikit petinggi negeri yang menyampaikan kekagumannya atas terobosan Pemkab Purwakarta di bawah kepemimpinan Bupati Dedi Mulyadi.

Kekaguman salah satunya disampaikan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Zulkifli Hasan. Di sela Acara Kuliah Umum Tokoh Desa se Jawa Barat (26/5), di Bale Maya Datar, Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Purwakarta, Zulkifli menyebut bahwa Bupati Purwakarta memiliki konsep pembangunan pedesaan yang seharusnya tidak hanya diterapkan di Purwakarta, melainkan harus menjadi program yang dilaksanakan secara masif di Jawa Barat.

Dedi, menurut Zulkifli, juga dinilai telah mendekatkan kewajiban pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat pedesaan. Kewajiban tersebut menurut dia, tidak bisa ditawar karena bersifat mutlak.

“Purwakarta itu keren. Saya mau dong kalau kerennya Purwakarta ini bisa juga dirasakan oleh daerah lain di Jawa Barat. Konsep dan pelaksanaan program pembangunan pedesaan, pelayanan publik seperti di Purwakarta juga harus dinikmati oleh publik Jawa Barat,” katanya menambahkan.

Baru-baru ini juga Menteri Pariwisata Arief Yahya memuji langkah Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi yang mampu menghadirkan nuansa pariwisata berbasis pendidikan berupa museum digital di Purwakarta. Dalam kunjungannya, Jumat (6/11) di Museum Digital Diorama Bale Panyawangan Tatar Sunda Purwakarta, Menteri Arief mengatakan digitalisasi arsip sejarah yang ada di museum ini membuat nyaman para pengunjung yang datang untuk menginternalisasi nilai sejarah.

Ditambah menurutnya, cara ini dapat memberikan informasi peristiwa sejarah yang lebih mendetail. “Sangat unik, Purwakarta berani melakukan terobosan ini, bagus,” ungkap Menteri Arief di Museum Diorama ditemani Bupati Dedi.

Situasi kepariwisataan semacam ini menurut Arief tidak bisa dilepaskan dari pengaruh kepemimpinan yang kuat dan komitmen tinggi dalam pengelolaan dan usaha memperkenalkan wilayah.

Demikian halnya dengan Luhut Binsar Panjaitan. Menteri Koordinator (Menko) Maritim ini menyampaikan kekagumannya saat meresmikan Bale Panyawangan Diorama Nusantara milik Pemkab Purwakarta, di Jalan Singawinata, Maret silam.

"Saya kagum dengan terobosan museum ini, saya tidak menyangka di Purwakarta ada tempat seperti ini," puji Luhut.

Menurutnya keberadaan museum digital ini sangat baik untuk sarana edukasi publik. Sebab di dalamnya tersedia informasi tentang sejarah perdaban manusia hingga perjalanan bangsa Indonesia.

Bahkan jauh sebelumnya, Mantan presiden Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie menyatakan tindakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi patut diapresiasi. Yang dimaksud Presiden Indonesia ketiga ini adalah langkah Dedi Mulyadi dalam hal menyelerasakan nilai-nilai budaya, agama dan teknologi dalam pemerintahan.

"Terima kasih kepada pak bupati (Dedi Mulyadi) yang telah mampu mensinergikan budaya, agama, dan teknologi dalam membangun daerahnya," kata Habibie saat memberikan sambutan pada peresmian gedung baru Rumah Sakit Khusus Ginjal Ny R A Habibie di Bandung, beberapa waktu lalu. ***

 

(Daup H)