Bupati Karawang Gelar Brifing Staf dan Penandatanganan Pakta Integritas
Rabu, 15 Februari 2017 | 10 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 231 kali
Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana meminta kepala organisasi perangkat daerah dan camat menandatangani Pakta Integritas.

KARAWANG, Medikomonline.com - Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana menggelar agenda rutin Brifing Staf di Lantai 3, Gedung Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang. Briefing Staf dihadiri Sekda Kabupaten Karawang H Teddy Rusfendi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala OPD dan camat se-Kab Karawang.

Pada Briefing Staf awal Februari 2017, Bupati Karawang yang akrab dipanggil Teh Celli menyampaikan arahan kepada para pejabat Pemkab Karawang agar terus melakukan evaluasi tahun anggaran 2016. “Apa saja yang belum dirasakan oleh masyarakat agar terus disempurnakan. Seluruh kegiatan yang dianggarkan pada tahun anggaran 2017 ini agar seluruhnya berbasis pro rakyat,” ujar Bupati.

Lanjut Teh Celli, seluruh yang tertuang pada RPJMD wajib terealisasi sampai 5 tahun periode Cellica - Jimmy tahun 2016-2021. Pada tanggal 17 Februari 2017  ini akan genap setahun masa kepemimpinan Teh Celli.  Capaian tiap tahun dari OPD harus terus terealisasi.

“Untuk diketahui bersama dan dipersiapkan pada bulan Maret, jajaran Pemkab Karawang akan adakan lagi monitoring PATEN Keliling di seluruh kecamatan di Kabupaten Karawang. Kabag Tata Pemerintahan akan menjadi leading sector. Rencana akan dilakukan setiap minggu ke-2 dan minggu ke-4 tiap bulan,” ujar Bupati.

Masih menurut Bupati, capaian pendapatan asli daerah tahun 2016 yang ada pada dinas teknis agar terus ditingkatkan pada tahun 2017 ini. “Kemudian saya ingin Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Karawang-red) terus membina jajarannya agar bekerja lebih semangat,” kata  Celli.

Untuk dinas yang digabung atau dimekarkan, Bupati mengingatkan mengenai mutasi aset agar dilakukan dengan tertib administrasi. Dilakukan dengan baik agar perpindahan aset berjalan dengan baik.

Lanjut Bupati, pada tahun 2016 predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sudah didapatkan Pemkab Karawang. “Itu semua sudah menjadi penantian bertahun-tahun. Tahun ini dan tahun selanjutnya juga wajib kita pertahankan predikat WTP,” kata Celli.

Pada saat brifing tersebut juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas person by person seluruh kepala OPD dan camat. Secara simbolis dilakukan oleh Sekda Kabupaten Karawang H Teddy Rusfendi, Kepala Dinas Kesehatan dr H Yuska Yasin, dan Camat Karawang Barat Dra Wiwiek Kresnawati.

Dengan adanya pakta integritas ini, kinerja kepala OPD dapat selalu mengacu pada komitmen yang tertuang di pakta integritas. “Sistem Reward Punishment pada Aparatur Sipil Negara akan terus diberlakukan,” ungkap Bupati mengakhiri 

 Sekda Karawang meminta para kepala OPD agar melaporkan PNS yang tidak aktif kepada Inspektorat agar diurus dengan ketentuan yang berlaku. Kemudian penghasilan PNS ke depan akan sesuai dengan beban kerja, tidak ada honor kegiatan. Jadi keseluruhannya akan berbasis kinerja.Bila beban kerjanya tinggi akan mendapatkan penghasilan tinggi.

Untuk kepala OPD dipastikan tanggungjawabnya akan lebih berat karena akan ada punishment berupa potongan TPP karena kepala OPD adalah penanggungjawab OPD. “Seluruh yang ada pada Pakta Integritas agar dilaksanakan. Dengan begitu seluruh program yang ada pada OPD berjalan dengan lancar. Kemudian terakhir mengenai capaian belanja bulan ini, seluruh program harus sudah running. Terus dievaluasi, apa yang merasa kurang agar disempurnakan terus sesuai dengan amanat Bupati Karawang,” tegas Sekda. 

(Penulis: AMunajat)