DPMD Bogor Fasilitasi Pelatihan Pengelola dan Pemeliharaan Badan Pengelola Sarana Air Bersih
Senin, 15 Mei 2017 | 7 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 102 kali
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor memfasilitasi Pelatihan Pengelola dan Pemelihara Badan Pengelola Sarana Air Bersih

BOGOR, Medikomonline.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor memfasilitasi Pelatihan Pengelola dan Pemelihara Badan Pengelola Sarana Air Bersih (BPS-AB) di Taman Teratai Hotel, Cisarua-Bogor. Pelatihan BPS-AN ini menghadirkan narasumber dari DPMD Kabupaten Bogor yang praktis dan aplikatif di bidang air bersih.

Adapun pemahaman yang diberikan kepada peserta BPS-AB, meliputi materi: Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam Pengelolaan Sarana Air Bersih, Mekanisme Pembangunan Sarana Air Bersih, Proses Survey dan Penentuan Lokasi Sarana Air Bersih, Manajemen Pengelolaan Sarana Air Bersih, Teknik Konstruksi Sarana Air Bersih dengan Sistem Mata Air ataupun Sistem Sumur Bor dan Teknis Pengelolaan Konstruksi Sarana Air Bersih.

Dengan materi ini peserta dapat mengerti konsep pengelolaan air bersih yang efektif. BPS-AB merupakan ujung tombak bagi pelayanan air bersih kemasyarakat. BPS-AB juga merupakan sentra layanan informasi yang terdepan tentang Pembangunan sarana Air Bersih, sehingga diharapkan BPS-AB dapat bekerja secara profesional.

Pelatihan ini memberikan penerangan dan informasi kepada calon pengurus BPS-AB tentang pemberdayaan serta sosialisasi kepada masyarakat, pentingnya air bersih bagi kehidupan, hal ini juga di kuatkan dengan  film animasi yang menceritakan bagaimana mahal dan susahnya air di 60 tahun mendatang apabila generasi sekarang tidak mengelola dengan baik dan benar. 

Pelatihan ini juga menjelaskan pengelolaan air dengan sistem meterisasi. Sistem meterisasi ini adalah setiap pengguna atau pemakai air di haruskan memakai meter air. Dengan system ini maka keadilan berjalan, di mana warga yang menggunakan air lebih banyak dapat dihitung dengan meter air, demikian sebaliknya.

Di samping itu BPS-AB juga diberi Bimbingan Teknis tentang Manajemen Pengelolaan BPS-AB, yang nantinya akan bertanggungjawab dalam pengelolaan sarana air bersih yang sedang dibangun. Dengan sasaran kegiatan Pengurus memahami peran dan fungsinya sebagai pengurus BPS-AB dan Pengurus mempunyai persamaan persepsi dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa, khususnya dalam pengelolaan sarana air bersih perdesaan, pengurus dan Pemerintah Desa dapat membentuk dan dikelola oleh BUMDes untuk kesejahteraan masyarakat.

(Penulis: Kuswanto/Editor: Mbayak Ginting)