Dikhawatirkan Roboh, Kendaraan Berat 20 Ton Dilarang Melintasi Jembatan Cipamingkis
Kamis, 15 Juni 2017 | 5 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 18 kali
Jembatan Cipamingkis

BEKASI, Medikomonline.com – Eksodus kendaraan dari Cileungsi-Jonggol ke arah Cibarusah kini sangat padat. Hal tersebut diakibatkan runtuhnya Jembatan Cipamingkis Jonggol beberapa bulan lalu, sehingga arus lalu lintas dari Cileungsi yang hendak menuju Jonggol-Cariu-Pasir Tanjung-Cikalong Cianjur terpaksa harus berputar ke arah Cibarusah.

   “Maka hal itu harus kita antisipasi sehingga banyaknya kendaraan yang masuk dan melewati Jalan Raya Cibarusah membawa dampak terhadap Jembatan Cipamingkis Cibarusah dan juga Jalan Raya Cibarusah dapat mengalami kerusakan,” terang Iman Santoso Camat Cibarusah saat memimpin rapat minggon Rabu (7/6/2017) bertempat di kantor Desa Cibarusah Kota. 

   Denagan demikian, jelasnya kendaraan kelas berat di atas 20 ton yang akan melintas di Jembatan Cipamingkis terpaksa dilarang melintas karena khawatir nantinya Jembatan Cipamingkis roboh lagi.

   Warga Ciketuk Sirnajati Cibarusah yang lokasinya tidak jauh dari jembatan telah melaporkan masalah Jembatan Cipamingkis yang kondisinya kini sudah mengalami kerusakan lagi kepada Kasi Trantib Kecamatan Cibarusah Iman Arachman. Dalam laporannya itu warga Ciketuk meminta agar jembatan yang sudah mengalami kerusakan diperbaiki lagi. Apalagi dengan kendaraan berat khususnya truk banyak yang lewat jembatan, warga khawatir jembatan bisa roboh lagi.

   Hal yang sama dalam rapat minggon tingkat kecamatan itu dikatakan Wakapolsek Cibarusah Iptu Kadarusman, memang kondisi Jembatan Cipamingkis kini sudah bergeser dan mengalami kerusakan. Apalagi sekarang kendaraan baik roda empat maupun roda dua dari arah Jonggol-Cileungsi sangat padat bahkan sering mengalami kemacetan. “Untuk kendaraan berat di atas 20 ton dilarang melintas di Jembatan Cipamingkis,” tegas Iptu Kadarusman.

   Untuk sanksi kendaraan yang melanggar yang lewat jembatan di atas 20 ton belum ada. Akan tetapi surat edaran larangan kendaraan berat seperti truk di atas 20 ton sudah diedarkan.

   “Kalau Polsek sih gimana Dishub Kabupaten Bekasi. Apakah Dishub sudah memberikan ketegasan tentang pelarangan kendaraan berat di atas 20 ton yang melintas Jembatan Cipamingkis? Minimal Dishub membuat papan peringatan pelarangan bagi kendaraan berat di atas 20 ton melintas di Jembatan Cipamingkis,” tegas Iptu Kadarusman lagi.            

(Penulis: Iwan Gunawan/Editor: Mbayak Ginting)