Gerusan Sungai Ciloseh Putuskan Jalur Transportasi Jalan KH Tubagus Abdullah
Selasa, 07 Maret 2017 | 9 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 160 kali
Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meninjau langsung lokasi terjadinya longsor di Kampung Cimerak Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu yang telah melumpuhkan jalur transportasi Jalan KH Tubagus Abdullah

TASIKMALAYA,  Medikomonline.com - Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meninjau langsung lokasi terjadinya longsor di Kampung Cimerak Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu yang telah melumpuhkan jalur transportasi Jalan KH Tubagus Abdullah dari arah jalan Padasuka ataupun sebaliknya, Minggu (28/2).

Dalam kunjungannya, ia didampingi Kepala BPBD Kota Tasikmalaya Soni Sudrajat, Kadis Bina Marga, Pengairan, Pertambangan dan Energi Kota Tasikmalaya Drs Ivan Dicksan H MSi dan Camat Purbaratu Odang Saepudin SE, Camat Tawang H Budy Rachman SSos MSi serta perwakilan Muspika Kecamatan Purbaratu dan Unsur BPBD Kota serta pasukan TAGANA Kota Tasikmalaya.

Saat ditemui kru media, Walikota menjelaskan, berdasarkan laporan dari tim BPBD Kota Tasikmalaya bencana longsor di wilayah perbatasan wilayah Kecamatan Tawang dengan Kecamatan Purbaratu tepatnya di Kampung Cimerak Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu ini terjadi sekitar pukul 01.30 malam. Longsor mengakibatkan satu rumah rusak berat dan Jalan Tubagus Abdullah praktis tidak bisa dilewati kendaraan karena di bagian bawah badan jalan ini telah terjadi erosi, tergerus sungai Ciloseh yang terus meluap akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Barat.

Walikota menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola DAS Ciloseh yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan aliran Sungai Ciloseh, sehingga diharapkan setelah mereka mengecek secara langsung kondisi di lapangan, bisa dengan segera mengambil langkah yang terbaik dalam menangani permasalahan ini.

“Aliran Sungai Ciloseh ini merupakan kewenangan pusat, kami Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk saat ini telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan langkah yang kami lakukan terlebih dahulu mengamankan lokasi, mengalihkan rekayasa lalu lintas, mengamankan sarana sosial, termasuk listrik dan PDAM, sehingga aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan normal.” katanya.

Melihat kondisi ini, Walikota menghimbau kepada seluruh masyarakat tidak melintasi jalan ini dulu, karena sangat berresiko tinggi, apabila beban terlalu berat, sementara tanah bagian bawahnya terus tergerus, hal ini bisa mengakibatkan bahaya longsor yang lebih besar dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Bahkan Walikota Tasikmalaya mengapresiai Tim BPBD Kota Tasikmalaya, Unsur Kecamatan, Kelurahan bersinergi bersama masyarakat, unsur TNI-POLRI di wilayah tersebut dengan menerjunkan personilnya untuk berjaga-jaga mengamankan lokasi sejak terjadinya longsor tadi malam sehingga tidak didapati adanya korban jiwa, hanya satu rumah ambruk dalam kondisi rusak berat dan dua rumah lainnya dinyatakan tidak aman untuk ditempati dan lokasi longsor telah diberi garis polisi hingga radius yang cukup aman bagi masyarakat.

(Penulis: A Cucu/Editor: Mbayak Ginting)