Pemkot Sukabumi Selenggarakan Musrembang 2018
Kamis, 30 Maret 2017 | 8 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 140 kali
HM Muraz SH MM dan Kepala DPU-PRP-KPP Dr Ir H Asep Irawan MSc menandatangani Berita Acara Hasil Musrenbang Kota Sukabumi Tahun 2018

SUKABUMI, Medikomonline.com - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bappeda Kota Sukabumi menyelenggarakan Musrenbang Penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2018. Musrembang yang berlangsung Senin, 20 Maret 2017, di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Musrenbang dihadiri Walikota Sukabumi, Wakil Walikota Sukabumi, Pimpinan DPRD Kota Sukabumi, unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah  Kota Sukabumi, para Asisten Daerah dan Staf Ahli, Kepala Bappeda Kabupaten dan Kota di Wilayah I Provinsi Jawa Barat, para Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), para Direktur BUMN, BUMD dan Badan Usaha Swasta, para Camat  dan  Lurah, para unsur Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Lembaga, Organisasi, LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat), BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat), para peserta Musrenbang utusan Kecamatan, serta para tamu undangan lainnya.

Pada kegiatan Musrembang tersebut secara bersama-sama yakni Walikota Sukabumi  HM Muraz SH MM, Kepala DPU-PRP-KPP (Dinas Pekerjaan Umum/ Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan)  Dr Ir H Asep Irawan MSc, Ketua LPM Kota Sukabumi Charly Dahlan SIP SHI, unsur IAKMI Edi Sopandi, unsur UMMI Dr Reni Sukmawati, unsur HIPMI Irfin Sonagar, dan unsur Senat Mahasiswa IMWI Arnold Richardo menandatangani Berita Acara Hasil Musrenbang Kota Sukabumi Tahun 2018.

Selain itu, Muraz yang didampingi Wakil Walikota Sukabumi serta pimpinan DPRD Kota Sukabumi, unsur Forkopimda Kota Sukabumi, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah  Kota Sukabumi menyerahkan hadiah kepada kecamatan terbaik penyelenggara Musrenbang Tahun 2018 se Kota Sukabumi, yakni Kecamatan Cibeureum dan Kecamatan Citamiang, serta kelurahan terbaik penyelenggara Musrenbang Tahun 2018 se Kota Sukabumi, yakni Kelurahan Cisarua dan Kelurahan Gunungpuyuh, termasuk 3 buah Hand Phone kepada 3 peserta Musrenbang yang beruntung.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi seraya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, yang telah berkenan hadir sekaligus menjadi nara sumber dalam Musrenbang Kota Sukabumi Tahun 2018 tersebut, yang baru pertama kali dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Walikota Sukabumi HM Muraz SH MM menyampaikan keluhan tentang sulitnya akses jalan di Wilayah Tengah Provinsi Jawa Barat, khususnya dari Sukabumi menuju Bogor dan Bandung maupun sebaliknya.

Lanjut Walikota, setiap hari masyarakat mengeluhkan akses jalan yang senantiasa dilanda  kemacetan dan antrian panjang berbagai jenis kendaraan. Menurutnya, untuk sabar dan mengantri dalam kemacetan rata-rata membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni antara 4 sampai dengan 6 jam.

Oleh karenanya, Muraz memohon kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat, agar senantiasa mendukung dan mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) hingga Cianjur dan Bandung.

Bahkan upaya untuk percepatan pembangunan jalan tol Bocimi menyelenggarakan Sukabumi Summit Tahun 2016 pada tanggal 14 dan 15 Desember 2016 yang lalu, di Hotel Horison Kota Sukabumi Pemerintah Kota Sukabumi. Dalam Sukabumi Summit ini hadir 10 kepala daerah se Jawa Barat, yakni Walikota Sukabumi, Walikota Bogor, Walikota Depok, Walikota Cimahi dan Walikota Bandung, serta Bupati Sukabumi, Bupati Bogor, Bupati Cianjur, Bupati Bandung Barat dan Bupati Bandung. Sselain itu hadir juga Wakil Gubernur Jawa Barat, para Anggota DPR RI dari Dapil (Daerah Pemilihan) Sukabumi dan Kepala BPJT (Badan Pengelola Jalan Tol) Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) RI.

“Maksud dan tujuan Sukabumi Summit ini, membahas dan mencari solusi terbaik sekaligus membuat sebuah komitmen bersama dan menandatangani Deklarasi Sukabumi Summit Tahun 2016, untuk mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Bocimi hingga Cianjur dan Bandung,” ungkap Muraz.

(Penulis: Soni-iyans/Editor: Mbayak Ginting)