Pengadaan Lahan RTH 3,6 Hektar di GDC Sudah Melewati Study Kelayakan
Jumat, 02 Maret 2018 | 4 Bulan yang lalu | Di baca sebanyak 130 kali
Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Usep. (foto: Ist)

DEPOK, medikomonline - Pemilihan lahan untuk pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang di dalamnya terdapat alun-alun dan taman kota di area Grand Depok City (GDC), Kecamatan Cilodong tidak dilakukan secara sembarangan. Sebab pemilihan lahan di wilayah tersebut berdasarkan study kelayakan (feasibility study) yang telah dilakukan.

“Sebelumnya sudah dilakukan kajian oleh pihak ketiga dari tiga titik lahan yang menjadi target kita termasuk di wilayah Margonda. Namun, berdasarkan kajian yang dilakukan dengan melihat dari ketersediaan lahan dan harga tanah, maka dipilih di wilayah tersebut,” tutur Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok Usep kepada wartawan Depok,  Rabu (21/02/2018)

Dikatakan Usep, selain melakukan kajian tentang ketersediaan dan harga tanah, pihaknya juga melakukan studi kelayakan tentang kajian sosial dengan melihat dari sisi dukungan warga sekitar terhadap pembangunan alun-alun di wilayah tersebut.

Menurutnya, berdasarkan dari hasil kajian tersebut, sebanyak 98 persen warga mendukung pembangunan alun-alun. “Dari hasil kajian tersebut sangat positif, sebagian besar warga sekitar berharap agar tidak hanya proyek perumahan saja tetapi juga ingin dibangun RTH,” terang Usep.

Dirinya menambahkan, pengadaan lahan untuk pembagunan alun-alun telah selesai  pada tahun 2017. Luas lahannya sebesar 3,6 hektar. “Sementara untuk pembangunan alun-alunnya akan dilakukan di tahun ini. Sekarang sedang dalam proses perencanaan,” tandasnya.

(Penulis: Lucy/Editor: Mbayak Ginting)